Logo Header Antaranews Kalteng

Indonesia kunci satu tempat di Final Ganda Putra Indonesia Open 2026

Jumat, 5 Juni 2026 20:10 WIB
Image Print
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra (kiri) dan Nikolaus Joaquin (kanan) berpose usai mengalahkan ganda putra Jepang Kakeru Kumagai dan Hiroki Nishi pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Raymond/Joaquin melaju ke babak 16 besar usai menang dua gim 21-9 dan 21-13. ANTARA FOTO/Fauzan/YU

Jakarta (ANTARA) - Sektor ganda putra Indonesia dipastikan mempunyai satu pasang finalis pada ajang Indonesia Open 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengatasi perlawanan sengit ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi lewat rubber gim 16-21, 24-22, dan 21-18 pada babak perempat final.

Kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani mengandaskan ganda China Chen Bo Yang/Liu Yi dua gim langsung dengan skor identik 21-15 dan 21-15.

Kemenangan yang diperoleh pasangan Raymond/Indra dan Sabar/Reza membuat mereka nantinya bertemu di babak semifinal Indonesia Open 2026.

Dengan bertemunya dua pasang tersebut di semifinal, maka dipastikan Indonesia akan mempunyai perwakilan sebagai finalis di sektor ganda putra pada turnamen BWF Super 1000 kali ini.

Di pertandingan perempat final ini, Sabar/Reza bermain langsung menekan sejak gim pertama.

Sabar/Reza meladeni permainan terbuka dari Chen Bo Yang/Liu Yi hingga unggul empat poin di masa interval, 11-7.

Selepas interval Sabar/Reza terus mengatur ritme permainan dan mendulang poin demi poin untuk memetik kemenangan 21-15.

Pada gim kedua, ritme permainan Sabar/Reza sempat terbaca oleh permainan yang ditunjukkan Chen Bo Yang/Liu Yi.

Meski demikian, Sabar/Reza mampu menjaga keunggulan hingga memasuki interval gim kedua, 11-9.

Selepas interval, Sabar/Reza langsung tampil dominan untuk mencatatkan enam poin beruntun dan unggul jauh 18-11. Sabar/Reza akhirnya menutup kemenangan lewat 21-15.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026