
Bupati Lamandau minta siswa beradaptasi dengan perkembangan teknologi

Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Rizky Aditya Putra meminta para siswa terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam penguasaan bahasa asing dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
"Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus berbuat baik," pintanya di Nanga Bulik, Sabtu.
Menurut dia, kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi generasi muda untuk bersaing serta memanfaatkan berbagai peluang di masa depan.
Ia juga berharap para lulusan dapat terus mengembangkan potensi diri, menjaga karakter yang baik, serta mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan daerah.
Rizky menghadiri langsung pelepasan siswa-siswi Kelas IX Angkatan VI SMPS Katolik Santo Arnoldus Janssen Nanga Bulik yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lamandau.
Kehadiran bupati dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama dan bersiap melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.
"Pegang teguh nilai-nilai moral, hormati orang tua dan guru, serta jadilah pribadi yang mampu membawa manfaat bagi sesama," jelasnya.
Baca juga: Bupati Lamandau dorong penguatan ketahanan pangan saat HUT ke-21 Menthobi Raya
Sementara itu, Ketua Panitia Pelepasan Eddy Wahyudi mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi, apresiasi dan perpisahan simbolis bagi siswa yang telah menyelesaikan masa belajar di sekolah.
Pelepasan siswa tahun ini mengusung tema "Per Aspera Ad Astra" yang berarti "melalui kesulitan menuju bintang". Tema tersebut dipilih sebagai motivasi bagi para lulusan untuk terus berjuang menghadapi berbagai tantangan dalam meraih cita-cita.
Sebanyak 22 siswa mengikuti prosesi pelepasan, terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Mereka secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Baca juga: Bupati Lamandau minta PKS sesuaikan harga TBS sawit demi kesejahteraan petani
Baca juga: Pemkab Lamandau kembali raih opini WTP atas LKPD 2025
Baca juga: Bupati Lamandau harap kebahagiaan Idul Adha dirasakan lebih luas oleh masyarakat
Pewarta : Yansyah
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
