Logo Header Antaranews Kalteng

Dinkes Kotim gencarkan CKG di pelayanan publik

Senin, 8 Juni 2026 21:58 WIB
Image Print
Suasana pelaksanaan CKG di Disdukcapil Kotim, Senin (8/6/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Sampit (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan mendatangi langsung pusat-pusat pelayanan publik, guna memudahkan masyarakat memperoleh skrining kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

“Kami bekerja sama dengan Puskesmas Ketapang 2 dan Disdukcapil melakukan CKG. Sasaran kami adalah kantor-kantor pelayanan publik yang banyak didatangi masyarakat umum,” kata Kepala Program Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kotim, Marini Tarida di Sampit, Senin.

Pelaksanaan terbaru dilakukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotim, melalui kerja sama antara Dinkes Kotim dan Puskesmas Ketapang 2 untuk melayani pemeriksaan kesehatan bagi warga yang sedang mengurus administrasi kependudukan.

Warga yang datang mengurus dokumen kependudukan diarahkan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, baik sebelum maupun sesudah menerima layanan administrasi. Pemeriksaan dilakukan secara sederhana namun menyeluruh untuk mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, pengukuran tinggi dan berat badan, hingga skrining kesehatan jiwa. Petugas kesehatan juga memberikan edukasi singkat terkait pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.

Program jemput bola itu mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut karena dinilai praktis dan tidak memerlukan waktu khusus untuk datang ke puskesmas ataupun rumah sakit.

“Alhamdulillah respon masyarakat cukup baik. Kita tidak ada target, yang pasti sebanyak-banyaknya masyarakat yang mau melakukan CKG akan kita layani,” ucapnya.

Baca juga: Komisi II DPRD Kotim berkomitmen kawal stabilitas harga sawit

Marini menyebutkan, kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di sejumlah lokasi pelayanan publik lain yang ramai dikunjungi masyarakat, seperti Kantor Samsat dan pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Kotim.

Strategi mendatangi langsung titik-titik pelayanan publik dinilai efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pemeriksaan kesehatan gratis yang selama ini capaiannya masih belum maksimal.

Selain melakukan pemeriksaan awal, petugas kesehatan juga memberikan rujukan bagi warga yang terindikasi memiliki gangguan kesehatan tertentu agar segera memperoleh penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan.

“Kalau ada warga yang mengalami gejala penyakit, akan kami arahkan untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan. Begitu juga jika hasil skrining mengarah pada kecemasan atau depresi, akan kami arahkan untuk berkonsultasi dengan psikolog klinis atau dokter jiwa,” terangnya.

Melalui pelayanan yang langsung menyasar pusat aktivitas masyarakat, Dinkes Kotim berharap cakupan program CKG terus meningkat sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, tujuan utama program CKG ialah mendeteksi lebih dini berbagai potensi penyakit maupun faktor risiko kesehatan masyarakat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.

Dengan skrining kesehatan sejak awal, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya memeriksa kondisi kesehatannya secara rutin, terutama bagi mereka yang selama ini jarang mengakses layanan kesehatan.

“Tujuannya untuk melakukan skrining awal kondisi kesehatan masyarakat. Jadi kalau ada gejala atau faktor risiko bisa segera ditangani sehingga penyakit yang diderita tidak semakin parah,” demikian Marini.

Baca juga: DPKP Kotim sayangkan minimnya pekebun mandiri mendaftar STDB

Baca juga: Bawaslu Kotim usulkan hibah gedung kantor untuk akses bantuan renovasi

Baca juga: DPRD Kotim ajak masyarakat sukseskan Sensus Ekonomi 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026