
Bulog Kobar salurkan 526 ton beras dukung stabilisasi pangan nasional

Pangkalan Bun (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah telah menyalurkan sebanyak 526 ton beras untuk mendukung program stabilisasi pangan nasional di wilayah setempat.
"Per 7 Juni 2026 kita telah salurkan sebanyak 526 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Kobar," kata Kepala Cabang Bulog Kobar Ricky Bagus di Pangkalan Bun, Senin.
Selain menyalurkan beras SPHP, Bulog Cabang Kobar juga telah menyalurkan Program Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat berupa beras dan Minyakita.
"Untuk beras itu 20 kilogram dan Minyakita 4 liter untuk masing-masing Penerima Bantuan Pangan (PBP), untuk kuota sebanyak 16.266 PBP di Kabupaten Kobar," sebutnya.
Dari jumlah kuota tersebut pihaknya telah menyalurkan kepada 15.305 penerima bantuan pangan atau sekitar 94,16 persen.
Dalam penyaluran itu, untuk jumlah yang disalurkan di antaranya beras bantuan pangan sebanyak 325.100 kilogram, sementara minyak goreng sebanyak 65.020 liter.
"Penyaluran bantuan pangan ini sebagai upaya kita dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran," katanya.
Baca juga: Bupati Kobar pastikan tindaklanjuti aspirasi masyarakat tentang pembangunan
Penyaluran tersebut ditargetkan tersalurkan hingga akhir bulan Juni 2026 oleh pemerintah.
Ricky menyebutkan, untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP di Kalimantan Tengah saat ini sebesar Rp13.100 per kilogram, dan untuk kemasan lima kilogram nya seharga Rp65.500.
Sementara itu, untuk harga beras premium di pasaran saat ini sebesar Rp16.967 per kilogramnya, dan beras medium Rp14.426 per kilogramnya.
"Harga beras SPHP ini masih tergolong rendah, serta terjangkau dibandingkan dengan harga beras premium dan medium di pasaran," sebutnya.
Ricky menambahkan, saat ini persediaan beras yang ada di gudang Bulog Kotawaringin Barat sebanyak 1.300 ton. Stok ini menjadi stok terbanyak yang di miliki Bulog Kobar.
"Dengan jumlah stok yang tersedia, kita menjamin persediaan beras serta penyaluran beras Bulog di wilayah kerja kita dalam kondisi aman," demikian Ricky.
Baca juga: Pemkab Kotawaringin Barat tingkatkan kemandirian fiskal dengan optimalkan PAD
Baca juga: Bupati Kobar rombak susunan kepala OPD
Baca juga: Bupati Kobar serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD ke DPRD
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
