
Bupati Shalahuddin soroti minimnya patroli dan penanganan ODGJ

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin, menegaskan pentingnya peningkatan patroli dan ketertiban umum di daerah setempat terutama terkait keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat.
“Konsepnya, kalau ada gangguan di jalanan dan sebagainya, yang kita inginkan adalah segera dilaporkan dan ditangani. Untuk penanganan tentu kita berkoordinasi dengan Polres,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menyebut, apabila ditemukan adanya tindak gangguan di jalanan maupun situasi yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga, maka pihak kecamatan dan pemerintah daerah akan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
"Kami juga melihat patroli dan pengawasan ketertiban umum yang dilakukan Satpol PP perlu terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman," kata dia.
Terkait kasus ODGJ yang sempat menjadi perhatian masyarakat, Bupati meminta seluruh pihak untuk tetap mengedepankan aspek kemanusiaan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberadaan ODGJ yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain harus mendapatkan pengawasan dan penanganan yang tepat.
“Kami khawatir apabila yang bersangkutan membawa benda berbahaya atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita harus mengutamakan keselamatan masyarakat, tetapi tetap memperhatikan sisi kemanusiaannya. Untuk sementara kita serahkan kepada pihak yang berwenang agar mendapat penanganan yang sesuai,” ujarnya.
Baca juga: Pimpin apel di DLH, Shalahuddin tekankan kebersihan dan optimalisasi kinerja ASN
Mengenai insiden kebakaran sebuah rumah di Kelurahan Lanjas yang terjadi Senin (8/6), masih dalam proses penyelidikan, Bupati meminta masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.
Menurutnya, Polres saat ini sedang mendalami apakah terdapat unsur kesengajaan atau faktor lain yang menjadi penyebab kejadian tersebut.
“Kita ikuti saja proses penyelidikan dari Polres. Mereka yang menangani dan mendalami kasus ini. Nanti akan terlihat apakah ada unsur kesengajaan atau kemungkinan penyebab lainnya. Sementara ini informasinya yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa, tetapi kita tunggu hasil resmi dari pihak berwenang,” katanya.
Bupati juga mengingatkan agar ODGJ yang berpotensi menimbulkan keresahan tidak dilepas tanpa pengawasan. Ia menilai kondisi tersebut dapat memicu ketidaknyamanan bahkan konflik dengan masyarakat sekitar.
“Jangan sampai dilepas begitu saja tanpa pengawasan. Takutnya nanti terjadi benturan dengan warga lain. Masyarakat bisa merasa tidak nyaman, merasa terancam, dan itu justru berbahaya. Karena itu saya minta agar terus dikawal dan ditangani dengan baik demi keamanan bersama,” tegas Shalahuddin.
Baca juga: Pemkab Barito Utara matangkan persiapan HUT ke-76 dan Batara Expo 2026
Baca juga: Gowes Minggu pagi, Shalahuddin ajak budaya bersih terus tumbuh di masyarakat
Baca juga: Shalahuddin tekankan percepatan pekerjaan sesuai standar, tinjau infrastruktur di Montallat
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
