
Berikut harga Pertamax terkini di wilayah Kalimantan

Palangka Raya (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax dan penyesuaian harga diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
"Penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi, bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Rabu.
Dia menyampaikan penyesuaian harga Pertamax dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator.
Adapun kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat agar terus berjalan optimal.
Baca juga: Implementasi Stranas PK di Kalteng, tiga instrumen penting cegah korupsi
“Kami memastikan pasokan Pertamax tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.
Harga BBM dapat berbeda di setiap provinsi dan untuk wilayah Kalimantan, harga mengikuti ketetapan yang berlaku di masing-masing provinsi.
Adapun untuk regional Kalimantan setelah dilakukan penyesuaian di masing-masing provinsi, maka Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur harga Pertamax adalah Rp16.650 per liter, sedangkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara Rp17.000 per liter.
Baca juga: DPRD Kalteng dorong penanganan jalan rusak tidak hanya bergantung anggaran pusat
Baca juga: Pemprov dukung Palangka Raya sebagai percontohan kota antikorupsi
Baca juga: Pemprov Kalteng petakan perluasan peluang kerja sama antar daerah dengan Kalsel
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
