
Kotawaringin Barat usung Program Jaga Banua optimalkan penanganan kebakaran

Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) meluncurkan Program Jaga Banua.
"Program ini merupakan langkah strategis yang dapat memberdayakan masyarakat, agar lebih peduli mencegah terjadinya kebakaran dan mampu mengambil langkah awal dalam menangani kebakaran," kata Bupati Kobar Nurhidayah di Pangkalan Bun, Rabu.
Dia mengatakan, dengan diluncurkannya Program Jaga Banua ini diharap mampu meningkatkan kecepatan tanggap serta penanganan laporan masyarakat terhadap kejadian kebakaran.
Jaga Banua merupakan program terusan dari Program Pembentukan Balakar yang pernah digagas sebelumnya oleh damkar. Dalam program tersebut anggotanya merupakan Barisan Relawan Kebakaran yang berasal dari masyarakat dengan sukarela mendaftarkan diri.
Baca juga: Bulog Kobar salurkan 526 ton beras dukung stabilisasi pangan nasional
Masyarakat yang mendaftar tersebut, telah mengikuti proses rekrutmen dan pelatihan singkat oleh anggota pemadam kebakaran. Keterlibatan masyarakat dalam program tersebut, menjadi sebuah dukungan kuat bagi Damkar Kobar. Terutama di tengah keterbatasan personel dinas dan kemampuan fiskal daerah.
Nurhidayah menyampaikan, dirinya sangat mendukung peningkatan status Barisan Relawan Kebakaran menjadi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1-306 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran.
"Saya berkeyakinan, dengan keterlibatan masyarakat pada program ini, Banua kita ini akan terjaga dari kebakaran," terangnya.
Dia berharap Relawan Pemadam Kebakaran ini nantinya dapat dibentuk di setiap desa dan kelurahan di Wilayah Kotawaringin Barat. Pemkab Kobar berkomitmen terus berusaha agar mengoptimalkan penganggaran serta penyediaan peralatan dan perlengkapannya.
"Tentunya, hal ini mengingat penanganan kebakaran adalah salah satu urusan wajib untuk standar pelayanan minimal pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia," demikian Nurhidayah.
Baca juga: Bupati Kobar pastikan tindaklanjuti aspirasi masyarakat tentang pembangunan
Baca juga: Pemkab Kotawaringin Barat tingkatkan kemandirian fiskal dengan optimalkan PAD
Baca juga: Pelni Pangkalan Bun berlakukan diskon 30 persen sambut libur sekolah 2026
Pewarta : Safitri RA
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
