
Polres dan Pemkab Kotim bersinergi memajukan UMKM

Sampit (ANTARA) - Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten setempat bersinergi mendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Bazar UMKM Bhayangkara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Swalayan UMKM Sampit.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain di Sampit, Rabu, mengatakan Polri tidak bisa berdiri sendiri tanpa masyarakat, dan keamanan suatu daerah sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan ekonominya.
"Di usia ke 80 ini, Polri ingin terus menegaskan komitmen tidak hanya menjadi penjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.
Resky menjelaskan, bazar UMKM menjadi salah satu bentuk komitmen Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha masyarakat.
UMKM terbukti menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan ketika pandemi dan kondisi ekonomi global tidak menentu. Karena itu, pihaknya ingin memberi ruang bagi pelaku usaha lokal memperkenalkan produk, meningkatkan penjualan hingga memperluas jaringan pemasaran.
Bazar UMKM juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan itu juga diharap mampu mendorong ekonomi kreatif agar semakin berkembang dan naik kelas.
“Kami berharap masyarakat dapat melihat Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga membawa kemanfaatan nyata secara ekonomi. Mari kita ramaikan dan membeli produk-produk lokal milik masyarakat kita sendiri,” ujarnya.
Baca juga: Legislator Kotim minta asosiasi sawit aktif dampingi petani
Bupati Kotim Halikinnor menyambut baik terselenggaranya bazar tersebut, karena menjadi wadah positif dalam memperkenalkan produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di daerah.
“Atas nama Pemkab Kotim, saya memberikan apresiasi atas terselenggaranya bazar UMKM ini. Kegiatan ini sangat positif untuk memperkenalkan produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Halikinnor.
Ia menyebut, UMKM memiliki peran penting dalam membangun perekonomian masyarakat. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharap mampu memperluas jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk dan memanfaatkan peluang pasar lebih luas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim Muslih menyampaikan, bazar tersebut diikuti sebanyak 20 pelaku UMKM dan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Juni 2026.
Muslih menerangkan, kegiatan itu tidak hanya bertujuan meningkatkan transaksi ekonomi, tetapi juga memperkenalkan Swalayan UMKM Sampit kepada masyarakat luas sebagai pusat promosi produk lokal.
“Melalui kegiatan ini kami juga membuka peluang kerja sama bagi UMKM. Apalagi, dalam waktu dekat ada maskapai baru yang akan beroperasi di Sampit, yakni Super Air Jet, mudah-mudahan hal tersebut juga bisa mendorong perkembangan UMKM di Kotim,” ucapnya.
Baca juga: Pemkab Kotim kaji hibah lahan untuk pengembangan Kaharingan Center
Baca juga: Bupati Kotim sambut baik peninjauan ulang aturan belanja pegawai
Baca juga: Pemkab Kotim normalisasi drainase cegah genangan ganggu penerbangan
Pewarta : Devita Maulina
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
