Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Barito Utara luncurkan logo HUT kabupaten ke-76

Kamis, 11 Juni 2026 09:54 WIB
Image Print
Logo HUT Barito Utara ke-76. ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) atau Hari Jadi kabupaten setempat pada 2026 telah berusia 76 tahun.

"Logo hari jadi kabupaten ke-76 sudah mendapat persetujuan Bupati Barito Utara Shalahuddin dan secara resmi kita luncurkan," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Barito Utara Ardian di Muara Teweh, Kamis.

Menurut dia, kabupaten yang lahir pada 29 Juni 1950, pada tahun ini dengan tema HUT "Mewujudkan Masyarakat Barito Utara Maju, Sejahtera dan Berkeadilan".

Filosofi logo hari jadi kabupaten itu, kata dia, meliputi makna angka 76 diartikan sebagai representasi semangat kebersamaan, keberagaman dan tekad kuat.

Makna angka 7 dengan bentuk melengkung dan saling berhubungan menggambarkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan.

Makna angka 6 dibentuk secara dinamis dan mengalir, melambangkan usia Kabupaten Barito Utara yang telah matang dalam perjalanan sejarah, namun tetap adaptif, progresif dan terbuka terhadap perubahan zaman.

"Pemerintahan Kabupaten Barito Utara bersama masyarakat dalam membangun daerah secara berkelanjutan menuju Barito Utara yang sejahtera dan berkeadilan," katanya.

Ardian menjelaskan, untuk makna Tanduk Rusa yakni rusa adalah maskot fauna Barito Utara, bentuknya yang menyerupai mahkota melambangkan kekuatan, pertumbuhan, kewaspadaan dan kemakmuran.

"Bentuk yang ke atas tanduk rusa juga diartikan sebagai pencapaian visi yang tinggi dan keunggulan spiritual," ucapnya.

Selanjutnya Makna Rumah Betang, Pahlawan, Jalan dan Jembatan, yang merupakan kombinasi antara Rumah Betang sebagai bentuk keberagaman suku, agama, dan budaya Barito Utara dengan pahlawan Barito Utara Panglima Batur sebagai simbol perjuangan Barito Utara.

"Untuk jalan dan jembatan sebagai simbol pembangunan dan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara," tambah dia.

Motif Pisang Bangkaran Khas Barito Utara merupakan pisang hutan endemik Kalimantan yang memiliki bentuk tundun dan buah kecil-kecil berwarna hijau yang bermakna kemakmuran, kejayaan dan keberanian.

"Pada logo HUT kabupaten ini ada tiga warna dominan yakni merah mengartikan semangat, keberanian dan tekad kuat. Warna hijau bermakna kesuburan alam dan harapan berkelanjutan, serta kuning melambangkan kejayaan, optimistis dan kesejahteraan masyarakat," jelas Ardian.

Bupati Barito Utara Shalahuddin mengatakan puncak peringatan hari jadi kabupaten dilaksanakan pada 29 Juni 2026.

"Kami telah menyepakati puncak peringatan hari jadi kabupaten pada Senin (29/6) di Arena Terbuka Tiara Batara," kata dia.

Shalahuddin mengatakan untuk memeriahkan hari jadi kabupaten ini dirangkai dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dikemas dalam "Festival Merdeka" berupa Batara Expo di eks Bandara Beringin Muara Teweh,Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan, hingga hiburan rakyat dengan mendatangkan artis ibu kota.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan dan memeriahkan rangkaian kegiatan.Ini pesta rakyat, mari kita tunjukkan Barito Utara kompak kreatif dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," kata Shalahuddin.



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026