Logo Header Antaranews Kalteng

BPS Gunung Mas matangkan kesiapan petugas SE-2026

Kamis, 11 Juni 2026 16:37 WIB
Image Print
Kepala BPS Gumas Mulya Setiawan bersama para petugas dan lainnya berfoto usai pembukaan pelatihan gelombang kedua di Kuala Kurun, Rabu (10/6/2026). ANTARA/HO-BPS Gumas.

Kuala Kurun (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terus mematangkan kesiapan para petugas Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026, yang akan terjun langsung melakukan pendataan di wilayah setempat dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Gumas Mulya Setiawan saat dihubungi dari Kuala Kurun, Kamis, mengatakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas adalah dengan menggelar pelatihan sebelum turun ke lapangan.

"Pelatihan dilaksanakan sebanyak dua gelombang dengan total 130 peserta. Gelombang pertama pada 6-8 Juni 2026 dan gelombang kedua pada 10-12 Juni 2026, semua dipusatkan di Kuala Kurun," ungkapnya.

Adapun pelatihan itu, lanjut dia, membekali para petugas dengan konsep dan definisi SE2026, tata cara wawancara, serta penggunaan aplikasi FASIH-Mobile untuk pendataan menggunakan smartphone alias ponsel pintar atau tablet. Di mana FASIH-Mobile itu aplikasi survei dan sensus milik BPS yang dapat diinstal di ponsel pintar melalui Playstore.

"FASIH singkatan dari Flexible Authentically Survey in Harmony, yang memungkinkan petugas melakukan pendataan secara lebih efisien di lapangan," ujar Mulya.

Dia pun berharap, setelah mengikuti pelatihan para petugas dapat melaksanakan pendataan dengan baik dan menghasilkan data yang akurat, sehingga SE2026 di Gumas dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

SE-2026 adalah pendataan menyeluruh yang dilaksanakan BPS mulai Mei hingga Agustus 2026, mencakup seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha, termasuk perusahaan besar swasta, perbankan, dan BUMD.

Baca juga: Pemkab salurkan bantuan sarprodi ke poktan binaan Polres Gumas

Sebelumnya, Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing di Kuala Kurun, Senin (25/5), mengatakan data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, petugas di lapangan memegang peran krusial dalam keberhasilan SE2026, mengingat pendataan ini mengharuskan semua masyarakat di kabupaten bermoto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau terdata, baik yang memiliki usaha maupun tidak.

"Harapan besar pemerintah ada di pundak para petugas SE2026 untuk menghasilkan data yang akurat dan terkini. Laksanakan pendataan dengan bangga, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun Gumas," demikian Efrensia.

Baca juga: FKDM Gunung Mas fokus perkuat kewaspadaan dini

Baca juga: Lomba video reels meriahkan Hari Jadi ke-24 Gunung Mas

Baca juga: Pemkab Gumas gelar Gerakan Pangan Murah meriahkan Hari Jadi ke-24



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026