
FKIP UMPR perkuat sinergi dengan LPKA Palangka Raya untuk dukung pembinaan pendidikan anak

Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Kalimantan Tengah, resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak binaan.
"Anak-anak yang berada di LPKA tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. FKIP UMPR hadir untuk memastikan hak tersebut terpenuhi," ujar Dekan FKIP UMPR Hendri MPd di Palangka Raya, Kamis.
Dia mengungkapkan, kerja sama tersebut menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pembinaan dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan. Langkah ini juga diharapkan dapat mendukung proses pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kesepakatan itu, kedua pihak berkomitmen mengembangkan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan sehingga anak binaan memiliki bekal yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
"Kerja sama ini wujud nyata tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam menjangkau kelompok yang membutuhkan perhatian khusus," ucapnya.
Hendri menjelaskan, kolaborasi yang disepakati meliputi pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus mendukung proses pembinaan anak di lingkungan LPKA.

Melalui kemitraan tersebut, FKIP UMPR juga berkomitmen memberikan kontribusi dalam pengembangan program pembelajaran, pendampingan psikologis-edukatif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan LPKA Palangka Raya.
"Kami ingin berkontribusi dalam menghadirkan program-program yang dapat mendukung proses pembelajaran dan pembinaan anak secara berkelanjutan," ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa FK UMPR Top 4 RespiQuizz RESPINA 2026 dari 20 Fakultas Kedokteran se-Indonesia
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih luas antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga pembinaan anak di Kalimantan Tengah.
Selain memperkuat pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi anak binaan dalam mempersiapkan masa depan mereka.
"Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan program-program yang berkelanjutan demi masa depan anak-anak bangsa yang lebih baik dan lebih cerah," demikian Hendri.
Baca juga: Optimalisasi KHBS perlu format baru data sasaran penerima
Baca juga: FKIP UMPR gelar Perkemahan Hizbul Wathan perkuat karakter-kepemimpinan mahasiswa
Baca juga: FBIT UM Palangkaraya gelar "Visiting Lecture" hadirkan dua pakar pendidikan
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
