Logo Header Antaranews Kalteng

Anggaran MBG dikurangi, Purbaya: Ikuti arahan Presiden Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 22:29 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 111 Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026. ANTARA/HO-BPMI Setpres-Rusman/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan rencana pengurangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menyesuaikan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, Purbaya mengaku telah menerima kabar mengenai rencana tersebut. Namun, ia tak mengungkapkan besarannya untuk rencana pemangkasan anggaran program MBG.

“Kami ikuti keputusan Bapak Presiden,” ujar Purbaya.

Untuk perkembangan berikutnya, Purbaya meminta publik untuk menunggu pernyataan resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang.

Baca juga: Purbaya: Dampak kenaikan harga Pertamax terhadap inflasi masih terbatas

Secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengemukakan akan ada pengurangan anggaran program MBG.

Rencana itu muncul dari hasil perhitungan dan pembenahan tata kelola program prioritas presiden tersebut.

Namun, pemerintah belum menetapkan besaran pengurangan anggaran. Prasetyo meminta waktu untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun Badan Gizi Nasional (BGN) menghitung potensi pengurangan anggaran MBG.

Baca juga: Rupiah tembus Rp18 ribu, Purbaya pastikan utang tetap aman

“Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa," katanya saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Kamis.

Per tahun 2026, anggaran MBG telah ditetapkan sebesar Rp268 triliun. Mensesneg menegaskan, pemerintah telah menyepakati bersama terkait penataan menyeluruh dari Program MBG, yang ditargetkan dapat selesai dalam waktu satu bulan ke depan.

Baca juga: Prabowo terima kajian DEN, MBG jadi motor penggerak UMKM

Prasetyo menambahkan, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan penerima MBG dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) dalam waktu dua pekan ke depan.

Dalam proses penataan itu, pemerintah juga melakukan penataan ulang atau refocusing penerima manfaat, termasuk mengurangi distribusi ke sekolah-sekolah yang berdasarkan data dan prioritas tidak masuk dalam prioritas penyaluran MBG.

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang pun diketahui mengunjungi Istana Kepresidenan melaporkan soal efisiensi anggaran program MBG kepada Presiden Prabowo.

Ia tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, sekitar pukul 14.20 WIB.

Baca juga: MBG gaet dana BUMN hingga hibah luar negeri

Baca juga: Pejabat baru BGN diminta ciptakan sistem MBG transparan dan bebas korupsi

Baca juga: Prabowo santap MBG bersama para siswa SMPN 111 Jakarta



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026