Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kotim berharap kehadiran maskapai baru bantu UMKM berkembang

Sabtu, 13 Juni 2026 18:33 WIB
Image Print
Bupati Kotim Halikinnor memberikan produk UMKM lokal kepada Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, Kamis (11/6/2026). (ANTARA/Devita Maulina)

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Halikinnor berharap kehadiran maskapai baru Super Air Jet di Bandara Haji Asan Sampit menjadi sarana kolaborasi dan kemitraan strategis bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kehadiran maskapai Super Air Jet ini tujuannya juga dalam rangka membangkitkan perekonomian di Kotim, terutama berkaitan dengan transportasi udara. Jadi UMKM kita dapat lebih mudah mengirimkan dan memasarkan produk-produk lokal mereka ke berbagai daerah,” kata Halikinnor di Sampit, Sabtu.

Halikinnor menjelaskan, sementara ini operasional maskapai dari Lion Group hanya melayani rute pulang pergi (PP) Sampit-Jakarta. Namun pemerintah daerah berharap ke depannya rute PP Sampit-Surabaya juga bisa segera dibuka secara resmi.

Melalui perluasan rute dan penambahan maskapai berbadan besar ini, kendala transportasi udara yang selama ini kerap dihadapi oleh masyarakat maupun pelaku usaha di wilayah Kotim dapat teratasi dengan baik.

Selama ini arus mobilitas udara di daerah tersebut sering terganggu akibat pembatalan penerbangan dari maskapai yang ada sebelumnya. Oleh sebab itu, kehadiran armada baru berkapasitas besar ini dinilai sangat krusial dalam memperlancar arus barang dan manusia.

Baca juga: DPRD dukung pengembangan Bandara Haji Asan Sampit

Halikinnor meyakini kelancaran akses udara ini secara langsung akan mendongkrak konektivitas antar wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan roda perekonomian daerah secara signifikan.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk-produk UMKM lokal sebagai bentuk dukungan nyata kepada usaha masyarakat kita sendiri. Makanya perlu kita bagaimana membina UMKM ini, membina dan mengembangkannya," ujarnya.

Potensi sektor ini di Kotim tercatat sangat masif karena memiliki ribuan pelaku usaha yang terdata. Terdapat lebih dari 4.000 unit UMKM yang terdaftar, dengan sekitar separuh dari jumlah tersebut berstatus aktif menjalankan roda usahanya.

Jika seluruh potensi UMKM yang aktif ini bergerak bersama, ia optimistis dampak kesejahteraannya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Kehadiran transportasi udara yang memadai menjadi jembatan utama untuk mewujudkan ekosistem usaha yang terintegrasi tersebut.

Para pelaku industri kreatif dan kerajinan lokal dapat bermitra dengan pasar yang lebih luas di luar pulau. Kemudahan logistik udara ini diyakini mampu memangkas hambatan pengiriman yang selama ini dikeluhkan.

“Ini supaya UMKM ini bisa berkolaborasi, bisa kerja sama, bisa bermitra dengan daerah-daerah lain di Pulau Jawa supaya nanti tidak ada kesulitan kita mengirim produk-produk kita dari sini,” sebutnya.

Halikinnor menambahkan Kotawaringin Timur pada dasarnya memiliki kekayaan potensi daerah yang luar biasa melimpah di berbagai sektor.

Integrasi konektivitas yang lancar, baik lewat jalur udara, darat, maupun laut, menjadi kunci utama untuk mengonversi potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi riil masyarakat.

Dengan terbukanya akses logistik yang efisien ke Pulau Jawa, produk khas Sampit diharapkan dapat bersaing di pasar nasional. Peningkatan volume penjualan ini nantinya secara bertahap akan meningkatkan pendapatan daerah dan taraf hidup masyarakat.

Melalui program pendampingan dan penyediaan fasilitas transportasi ini, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal keberlangsungan usaha warga. Kemudahan distribusi barang diproyeksikan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan investasi baru di wilayah Kotim.

“Jadi Ini dalam rangka membantu pelaku UMKM agar produk-produk mereka bisa terjual dan harapan kami kedepan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan di Sampit saja tapi juga bisa bekerja sama dengan daerah lain,” demikian Halikinnor.

Baca juga: DPRD Kotim dukung layanan jemput haji dengan pesawat berkelanjutan

Baca juga: Kehadiran Super Air Jet torehkan sejarah baru penerbangan di Kotim

Baca juga: Wabup Kotim soroti alur distribusi pemicu kenaikan harga MinyaKita



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026