Logo Header Antaranews Kalteng

Legislator Pulang Pisau soroti tingginya harga elpiji bersubsidi

Selasa, 16 Juni 2026 09:59 WIB
Image Print
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Yoppy Satriadi. ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Yoppy Satriadi menyoroti tingginya harga jual gas elpiji tabung 3 kilogram bersubsidi di wilayah setempat yang melebihi harga eceran tertinggi (HET).

“Harga elpiji seharusnya sekitar Rp17 ribu sampai Rp22 ribu per tabung dan tidak boleh dijual melebihi harga tersebut,” kata Yoppy Satriadi di Pulang Pisau, Selasa.

Dirinya meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) untuk segera menertibkan harga ditingkat agen dan pangkalan. Elpiji 3 kg adalah barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan penyebab kenaikan harga tersebut,” terangnya.

Ia mengatakan, DPRD membuka peluang untuk memanggil pihak-pihak terkait, termasuk agen dan pengelola pangkalan elpiji. Pemanggilan dilakukan apabila ditemukan adanya praktik penjualan gas bersubsidi dengan harga yang jauh melebihi HET.

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau gandeng perusahaan donasi JKN

Dirinya menjelaskan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap distribusi elpiji bersubsidi agar tetap tepat sasaran dan tidak memberatkan masyarakat.

Sebelum melakukan pemanggilan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dan meminta klarifikasi kepada dinas terkait guna memperoleh informasi yang akurat mengenai permasalahan tersebut. Menurutnya, koordinasi diperlukan untuk menentukan pihak mana yang perlu dimintai keterangan.

“Jadi kita pastikan dulu sebelum memanggil pihak pangkalan maupun agen, siapa tau itu cuma oknum yang bekerja di lapangan,” ujarnya.

DPRD juga meminta dinas terkait untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara bersama-sama guna memastikan distribusi dan penjualan elpiji 3 kg berjalan sesuai ketentuan. Sidak tersebut dinilai penting untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan termasuk ketersediaan stok, harga jual serta mekanisme penyaluran elpiji.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang terjadi dalam rantai distribusi. Sekaligus menindaklanjuti terkait dugaan kenaikan harga elpiji bersubsidi.

Baca juga: Wabup Pulang Pisau sebut inflasi masih terkendali

Baca juga: Disperindagkop Pulang Pisau ingatkan agen-pangkalan elpiji patuhi HET

Baca juga: Bupati Pulpis berharap jamaah haji jadi teladan di lingkungan masing-masing



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026