Logo Header Antaranews Kalteng

Legislator Barut minta gencarkan edukasi bahaya konsumsi obat sembarangan

Selasa, 16 Juni 2026 14:13 WIB
Image Print
Anggota DPRD Barito Utara Taufik Nugraha. ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Taufik Nugraha meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya yang membidangi kesehatan, untuk lebih intensif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya penggunaan obat-obatan tanpa konsultasi dengan tenaga medis.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih rendahnya pemahaman sebagian masyarakat terkait penggunaan obat secara aman, termasuk obat-obatan yang dijual bebas dan sering dikonsumsi untuk mengatasi keluhan sehari-hari seperti sakit kepala, demam, maupun nyeri ringan.

"Kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar perlu terus ditingkatkan. Jangan sampai masyarakat mengonsumsi obat secara berlebihan atau tanpa memahami dosis dan efek sampingnya. Karena jika digunakan tidak sesuai aturan, tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan," kata Taufik Nugraha di Muara Teweh, Selasa.

Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan sangat penting agar masyarakat memahami bahwa setiap obat memiliki aturan pakai, dosis, serta potensi risiko apabila digunakan secara tidak tepat atau dalam jangka waktu yang panjang.

Taufik juga menilai peran Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, serta tenaga farmasi sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, baik melalui penyuluhan langsung maupun pemanfaatan media informasi dan media sosial.

"Kami berharap OPD terkait dapat lebih aktif turun ke masyarakat memberikan sosialisasi mengenai penggunaan obat yang aman. Masyarakat perlu diedukasi agar selalu membaca aturan pakai, memperhatikan dosis yang dianjurkan, dan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker apabila memiliki keluhan kesehatan tertentu," ujar Taufik Nugraha.

Taufik juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadikan obat-obatan sebagai konsumsi rutin tanpa dasar medis yang jelas. Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi obat secara sembarangan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.

"Yang terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan harus dijaga dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan medis yang tepat. Jangan mudah mengonsumsi obat tanpa petunjuk tenaga kesehatan, karena penggunaan yang tidak sesuai dapat menimbulkan risiko bagi organ tubuh, termasuk hati dan ginjal," tegasnya.

Dirinya juga berharap melalui edukasi yang masif dan berkelanjutan, masyarakat Kabupaten Barito Utara semakin memahami pentingnya penggunaan obat secara bijak dan bertanggung jawab demi menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Baca juga: Kemenag Barito Utara gelar pawai ta'aruf meriahkan Tahun Baru Islam

Baca juga: BKPRMI Barut gelar doa bersama sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Baca juga: Sambut Tahun Baru Islam, Kemenag Barut salurkan 500 paket Bulan Wakaf Muharram



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026