
Dilaporkan hilang 10 hari, perempuan lansia di Barito Utara ditemukan selamat

Muara Teweh (ANTARA) - Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ta’a (86) yang dilaporkan hilang selama 10 hari di Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di tepian Sungai Lalemo.
“Alhamdulillah, setelah upaya pencarian yang dilakukan selama 10 hari oleh tim gabungan bersama masyarakat dan keluarga, Ibu Ta’a berhasil ditemukan dalam keadaan sadar pada Selasa sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan tepi Sungai Lalemo, Desa Malawaken,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara Mochamad Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Rizali Hadi di Muara Teweh, Selasa.
Berdasarkan informasi yang diterima BPBD dari pihak keluarga, korban ditemukan oleh tiga orang yang sedang melakukan aktivitas mencari burung di kawasan hutan Desa Malawaken. Ketiganya melihat seorang perempuan lanjut usia sedang duduk di tepi Sungai Lalemo.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui perempuan tersebut adalah Ibu Ta’a yang selama ini menjadi objek pencarian tim gabungan. Ketiga warga tersebut kemudian memberikan pertolongan dan mengantar korban menuju Pelabuhan Feri Penyeberangan Malawaken untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut Rizali, berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tenaga medis Pustu Malawaken, kondisi korban secara umum dalam keadaan sadar. Namun ditemukan adanya kondisi fisik berupa hilangnya jari kaki manis sebelah kanan sehingga memerlukan penanganan dan observasi lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.
“Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan sadar. Selanjutnya korban langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisiknya setelah berada cukup lama di kawasan hutan,” katanya.
Rizali menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari tim BPBD, aparat desa, relawan, masyarakat, hingga keluarga korban yang terus berupaya dan tidak pernah menyerah selama proses pencarian berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian. Kerja sama yang baik antara tim gabungan dan masyarakat menjadi faktor penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan dengan selamat,” ungkapnya.
Baca juga: Tim gabungan masih lakukan pencarian lansia hilang di Desa Malawaken
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anggota keluarga lanjut usia, terutama yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi kesehatan tertentu, agar kejadian serupa dapat diantisipasi.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga yang sudah lanjut usia. Pengawasan dan komunikasi yang baik sangat penting demi menjaga keselamatan mereka,” tambah Rizali.
Dengan ditemukannya korban yang dilaporkan hilang Sabtu (6/6) sore, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel yang terlibat telah kembali ke posko masing-masing. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim pencarian serta masyarakat yang telah membantu hingga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca juga: Hadiri malam 1 Suro, anggota DPRD Barut ajak masyarakat perkuat persatuan
Baca juga: Legislator Barut minta gencarkan edukasi bahaya konsumsi obat sembarangan
Baca juga: BKPRMI Barut gelar doa bersama sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
