Logo Header Antaranews Kalteng

Kotim dan Bandung sepakati kolaborasi pengembangan daerah

Selasa, 16 Juni 2026 17:35 WIB
Image Print
Pemkab Kotim gandeng Pemkot Bandung untuk kembangkan potensi dan tata kelola pemerintahan, Selasa (16/6/2026). ANTARA/HO-Prokopim Kotim

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, dalam pengembangan daerah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun daerah, karena tidak ada satupun daerah yang bisa maju secara parsial,” kata Bupati Kotim Halikinnor di Bandung, Selasa.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di Kantor Wali Kota Bandung, dengan fokus pada peningkatan tata kelola pemerintahan, penguatan inovasi pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain. Dari pihak Pemkab Kotim, Halikinnor hadir didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Umar Kaderi serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Halikinnor menjelaskan, sinergi antardaerah menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing yang dapat saling melengkapi melalui kolaborasi.

Kota Bandung dipilih sebagai mitra karena dinilai berhasil mengembangkan berbagai inovasi pemerintahan, terutama di bidang Smart City, industri kreatif, pelayanan publik berbasis digital hingga pengelolaan pariwisata perkotaan.

“Di sisi lain, Kabupaten Kotim memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, pertanian dan perkebunan yang dapat terus dikembangkan melalui dukungan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan terintegrasi,” ujarnya.

Baca juga: Dharma Santi jadi wadah memperkuat toleransi dan pembinaan generasi muda di Kotim

Dalam kerja sama tersebut, Pemkab Kotim juga berencana mengadopsi sejumlah program unggulan yang telah diterapkan Pemkot Bandung, salah satunya sistem E-SAKIP yang dinilai berhasil meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahan daerah.

Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Kotim hingga mencapai predikat A.

“Kerja sama ini bukan hanya seremonial administratif, tetapi akan ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang bisa langsung dirasakan manfaatnya bagi daerah,” tegas Halikinnor.

Ia melanjutkan, pada tahap awal, sejumlah bidang yang menjadi fokus kolaborasi meliputi optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dan riset daerah.

Kemudian, pengembangan inovasi teknologi informasi dan komunikasi, peningkatan kapasitas guru sekolah inklusif, hingga penguatan kompetensi aparatur pada sektor penanaman modal.

Melalui sinergi tersebut, Pemkab Kotim berharap kualitas pelayanan publik dapat semakin meningkat seiring penerapan sistem pemerintahan yang lebih efektif, inovatif dan berbasis teknologi.

Disamping itu, kerja sama antardaerah tersebut juga diharapkan membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi, pendidikan, inovasi pelayanan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.

“Semoga hubungan yang erat ini dapat berjalan lancar, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah,” demikian Halikinnor.

Baca juga: Legislator Kotim tegaskan PBS harus selaras dengan kebijakan pemerintah

Baca juga: Disbudpar Kotim gandeng industri kreatif untuk produksi konten edukasi

Baca juga: Sapriyadi, anak petani korban sengketa lahan yang kini mendedikasikan diri membela hak masyarakat



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026