
Kemkomdigi pastikan delapan situs BTS di Palu pulih pascagempa

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan saat ini sudah delapan menara infrastruktur telekomunikasi base transceiver station (BTS) pulih di wilayah Palu, Sulawesi Tengah, yang terdampak gempa magnitudo 6,7.
Kementerian melalui siaran pers di Jakarta, Selasa malam, menyatakan terus memantau dan melakukan koordinasi untuk pemulihan layanan telekomunikasi setelah gempa bumi di Palu.
Berdasarkan data Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kemkomdigi hingga pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 29 situs BTS dari total 2.601 situs atau sebesar 1,04 persen di tiga kabupaten dan kota terdampak gangguan layanan telekomunikasi akibat gempa.
Dari jumlah tersebut, delapan situs telah berhasil dipulihkan atau sekitar 27,59 persen dari total situs terdampak.
Data PMT menunjukkan masih terdapat 21 situs atau 72,41 persen yang berada dalam kondisi down dengan gangguan tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso.
Pemulihan tercepat terjadi di Kota Palu dengan lima situs yang telah kembali beroperasi, disusul Kabupaten Sigi sebanyak tiga situs.
Sementara itu, proses pemulihan masih berlangsung di Kabupaten Poso yang memiliki 13 situs terdampak.
Berdasarkan laporan operator telekomunikasi, gangguan disebabkan jalur transmisi dan pasokan listrik terputus akibat dampak gempa.
Pemerintah melalui Kemkomdigi terus berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, pemerintah daerah, dan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan layanan di seluruh wilayah terdampak. Selain memastikan keberlangsungan layanan telekomunikasi, Kemkomdigi juga terus memantau kondisi personel dan fasilitas telekomunikasi di lapangan.
Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat laporan korban di lingkungan fasilitas telekomunikasi yang terdampak gempa.
Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen akan terus menyampaikan perkembangan terkini mengenai proses pemulihan jaringan sesuai hasil pemantauan dan laporan dari operator telekomunikasi.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, pukul 10.27 WIB.
BMKG mengonfirmasi bahwa episentrum atau pusat gempa bumi tersebut terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.
"Gempa bumi tersebut berkategori dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami," sebut BMKG dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Selang tiga menit pascagempa utama, lembaga pemantau geologi internasional (USGS) juga mendeteksi aktivitas gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 yang berpusat di 44 kilometer timur tenggara Palu dengan kedalaman yang sama.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
