Logo Header Antaranews Kalteng

Peningkatan pelayanan adminduk di Kotim diapresiasi masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 20:40 WIB
Image Print
Seorang warga sedang mengurus administrasi kependudukan di salah satu loket pelayanan di kantor Disdukcapil Kotawaringin Timur di Jalan HM Arsyad, Senin (15/6/2026). ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Komitmen Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan, mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai dirasakan kemudahannya.

"Saya tadi memperbarui kartu keluarga, sekaligus membuat akta kelahiran anak kedua saya, tidak sampai satu jam sudah selesai. Bahkan tadi ditawarkan langsung dibikinkan KIA (Kartu Identitas Anak), hanya saja ternyata blangkonya habis dan menunggu pengiriman," kata Farid, salah seorang warga Sampit, Rabu.

Farid mengaku turut senang melihat perubahan dan peningkatan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di kantor Disdukcapil di Jalan HM Arsyad. Selain suasananya lebih nyaman, antrean juga lebih tertib dan tidak terlalu lama menunggu karena loket yang tersedia cukup banyak.

Keberadaan pusat informasi di kantor ini juga sangat membantu warga. Petugas dengan ramah dan sabar memberikan penjelasan kepada setiap warga yang meminta informasi, kemudian mengarahkannya sesuai dengan jenis adminduk yang akan diurus, seperti pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran, perekaman dan pencetakan KTP dan lainnya.

Tersedia pula tempat bermain anak-anak, sehingga para orang tua bisa menghibur anak mereka sambil menunggu giliran. Sebagai bentuk keterbukaan dan perbaikan, Disdukcapil juga menyediakan ruang pengaduan bagi warga yang ingin mengadu, mengkritik maupun memberi masukan terkait pelayanan adminduk setempat agar semakin baik.

Disdukcapil Kotawaringin Timur juga memanfaatkan media sosial untuk menginformasikan ketersediaan blangko KTP dan lainnya setiap harinya. Petugas juga dengan cepat menjawab pertanyaan warga di media sosial sehingga warga bisa menghemat waktu dan tenaga karena bisa menentukan waktu yang tepat untuk datang mengurus adminduk.

Hal lain yang patut diacungi jempol, selain kemudahan, pelayanan yang diberikan juga tidak dipungut biaya, alias gratis. Peningkatan pelayanan ini tentu sangat didukung oleh masyarakat dan diharapkan terus berkelanjutan.

"Sekarang jauh lebih mudah. Asal syaratnya lengkap, tidak perlu menunggu lama, sudah bisa selesai. Jadi, urus sendiri saja, tidak perlu lewat calo," kata Rudi, warga lainnya.

Baca juga: DPRD Kotim apresiasi kemudahan bagi petani membeli BBM di SPBU

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kotawaringin Timur, Wiyono mengatakan, pihaknya membuka pelayanan adminduk melalui loket Disdukcapil di kantor Disdukcapil Kotawaringin Timur di Jalan HM Arsyad, serta loket Disdukcapil di Mal Pelayanan Publik Habaring Hurung di Jalan MT Haryono.

Selain itu, Disdukcapil juga gencar memberikan pelayanan jemput bola menggunakan mobil keliling di berbagai lokasi dan kegiatan. Sering pula layanan jemput bola dilakukan dengan mendatangi ke rumah warga, khususnya bagi mereka yang berhalangan, seperti pelayanan perekaman KTP bagi warga yang sakit, lansia, penyandang disabilitas, maupun orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Kami melakukan pelayanan jemput bola ini secara khusus bagi warga Kotim yang tidak bisa apa-apa atau rentan, kami layani ke rumah untuk perekamannya, supaya mereka punya KTP Kotim," kata Wiyono.

Wiyono mengatakan, administrasi kependudukan sangat penting bagi setiap penduduk. Seperti halnya kepemilikan KTP, sangat diperlukan untuk mendapatkan pelayanan berbagai urusan.

Untuk itu Disdukcapil mengimbau kepada masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan, seperti KTP, akta kelahiran, kartu keluarga dan lainnya.

Namun bagi warga yang berhalangan seperti lansia, penyandang disabilitas dan ODGJ, Disdukcapil memberikan pelayanan khusus dengan jemput bola ke rumah warga tersebut untuk melakukan perekaman data.

Wiyono mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dia mengingatkan bahwa administrasi kependudukan sangat penting dan bermanfaat bagi setiap penduduk.

"Misalnya kalau sakit, warga yang sudah memiliki KTP akan dengan bisa dilayani menggunakan BPJS Kesehatan. Selain itu, ini juga memudahkan untuk mendapatkan bantuan sosial Kotim maupun Kalteng," demikian Wiyono.

Baca juga: Tiwah dan Mamapas Lewu disiapkan jadi agenda budaya tahunan Kotim

Baca juga: Bupati Kotim targetkan pemindahan gedung PKP-PK bandara terlaksana 2027

Baca juga: Pemkab Kotim komitmen tuntaskan perizinan listrik wilayah selatan



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026