Logo Header Antaranews Kalteng

Bapenda Kotim gencarkan strategi layanan jemput bola

Rabu, 17 Juni 2026 21:46 WIB
Image Print
Dokumentasi layanan pajak keliling di Kecamatan Cempaga Hulu baru-baru ini. ANTARA/HO-Bapenda Kotim

Sampit (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus menggencarkan strategi pelayanan jemput bola ke wilayah kecamatan guna mempermudah sekaligus mendekatkan akses pembayaran pajak bagi masyarakat.

“Program ini merupakan solusi nyata agar warga di pelosok tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Sampit hanya untuk menunaikan kewajiban perpajakan mereka,” kata Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kotim Abdul Rahman Ismail di Sampit, Rabu.

Ismail menjelaskan, langkah taktis menggunakan mobil layanan pajak keliling yang berkolaborasi dengan Samsat Kotim ini diambil karena selama ini banyak masyarakat di wilayah pelosok yang merasa terbebani oleh tingginya biaya transportasi menuju pusat kabupaten.

Terlebih, karena tak jarang ongkos perjalanan tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai nominal pajak kendaraan yang harus mereka bayarkan ke kas daerah.

Sebagai contoh, biaya akomodasi perjalanan dari pelosok Kotim menuju Kota Sampit bisa mencapai ratusan ribu rupiah, sedangkan besaran pajak yang wajib dibayarkan terkadang nilainya berada di bawah biaya operasional tersebut.

“Sehingga keberadaan layanan keliling ini bisa menjadi alternatif yang sangat meringankan beban finansial masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, cara ini mendapat respons yang positif dari masyarakat. Seperti kegiatan yang dilakukan pada 8-10 Juni 2026 lalu di Kecamatan Cempaga Hulu yang langsung diserbu warga yang hendak membayar pajak.

Baca juga: Peningkatan pelayanan adminduk di Kotim diapresiasi masyarakat

Dengan cara ini juga dapat mendorong kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak dari yang sebelumnya enggan lantaran biaya transportasi atau jarak yang jauh.

Meskipun, kini sudah tersedia sistem pembayaran pajak online, namun tak dipungkiri tak sedikit masyarakat di pelosok Kotim yang masih kurang memahami teknologi.

“Kegiatan tersebut juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya pajak daerah sebagai sumber pembangunan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di Kotim. Oleh sebab itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak mendekatkan pelayanan agar mudah dijangkau.

Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali ke masyarakat melalui program pembangunan. Baik itu berupa infrastruktur, pelayanan publik, maupun program-program pemerintah lainnya yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bapenda Kotim berkomitmen, agar program pelayanan keliling dapat terus dilaksanakan di berbagai kecamatan, sehingga agar akses pelayanan perpajakan semakin merata dan mampu meningkatkan penerimaan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat. Mari bersama-sama mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak,” demikian Ismail.

Baca juga: DPRD Kotim apresiasi kemudahan bagi petani membeli BBM di SPBU

Baca juga: Tiwah dan Mamapas Lewu disiapkan jadi agenda budaya tahunan Kotim

Baca juga: Bupati Kotim targetkan pemindahan gedung PKP-PK bandara terlaksana 2027



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026