
Bupati Kobar hadiahkan umrah gratis kepada dua petugas kebersihan

Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Nurhidayah menghadiahkan umrah gratis kepada dia petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup sebagai bentuk ucapan terima kasih dirinya dan pemerintah daerah kepada dua petugas kebersihan tersebut.
"Karena keduanya telah mengabdikan dan mendedikasikan profesi mereka yang selama ini untuk menjaga kebersihan di Kotawaringin Barat," katanya di Pangkalan Bun, Jumat.
Hadiah tersebut diberikannya pada momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kobar di area Kampung Sega, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan.
Dua petugas kebersihan tersebut merupakan ibu-ibu bernama Rosita dan Ida Laila. Keduanya merupakan perempuan yang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya melalui profesinya.
"Mereka mengabdi dan bertahan di profesi itu kurang lebih dua puluh tahun, sehingga kita sangat menghargai kerja keras mereka, serta mereka juga sebagai pahlawan lingkungan dan kebersihan kita," ungkap Nurhidayah.
Hadiah umrah gratis dari sang kepala daerah tersebut disambut haru bahagia Rosita dan Ida Laila. Kedua perempuan pekerja keras itu tak kuasa menahan tangis bahagianya seraya mengucapkan terima kasih kepada bupati disaksikan masyarakat yang turut hadir pada kegiatan tersebut.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Bupati Kobar ajak masyarakat jaga lingkungan sehat
Ida Laila (55) petugas kebersihan yang merupakan warga asal Kelurahan Kampung Baru itu, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kobar.
Dia mengaku telah bekerja sebagai petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kobar sejak 2007 hingga saat ini, atau kurang lebih 19 tahun.
"Senang luar biasa, sangat bersyukur sekali. Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah umrah gratis ini," ungkapnya.
Melaksanakan ibadah umrah memang merupakan salah satu impiannya. Dia ingin sekali menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci Mekah, namun belum mempunyai biaya karena penghasilan yang didapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya.
"Kalau keinginan ke Tanah Suci itu sudah dari lama, namun tidak kesampaian karena keterbatasan ekonomi, dan hari ini saya mendapatkan kesempatan itu, rasanya seperti mimpi. Alhamdulillah sangat bahagia pokoknya. Perasaan saya campur aduk," ujar Ida Laila.
Sementara itu, Rosita (51) merupakan petugas kebersihan yang telah bekerja kurang lebih 20 tahun. Dirinya menyampaikan perasaan yang sama.
"Saya senang sekali sekaligus tidak menyangka mendapatkan hadiah ini. Betapa senangnya saya dan mulianya hati beliau bisa memberikan hadiah umrah gratis ini kepada saya," demikian Rosita.
Baca juga: Polisi ringkus terduga pelaku pembakaran mantan istri di Kobar
Baca juga: Pemkab Kobar canangkan Gerakan cinta anak yatim dan disabilitas
Baca juga: Bulog Kobar tegaskan komitmen dukung pengendalian inflasi
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
