Logo Header Antaranews Kalteng

Bulog Kotim pastikan stok Minyakita aman

Senin, 29 Juni 2026 19:28 WIB
Image Print
Dokumentasi - Stok Minyakita yang disiapkan Bulog Kotim untuk operasi pasar, belum lama ini. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memastikan stok Minyakita di wilayah setempat dalam kondisi aman dengan pola distribusi berkala guna menjaga ketersediaan dan kestabilan harga minyak goreng bersubsidi tersebut di pasaran.

“Untuk stok Minyakita di Bulog Kotim saat ini antara 1.000 sampai 1.500 liter. Itu pokoknya untuk penyalurannya kita jadwalkan seminggu dua kali. Jadi seminggu dua kali nanti pasokannya datang terus,” kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur Wahyu Tri Hutomo di Sampit, Senin.

Ia menjelaskan, dalam sekali penyaluran Bulog dapat mendistribusikan sekitar 500 hingga 600 liter Minyakita kepada mitra Bulog yang tersebar di pasar maupun lingkungan luar pasar. Pasokan dilakukan secara berkala sesuai penjadwalan distribusi.

Namun, pihaknya tetap memprioritaskan distribusi ke pasar tradisional agar masyarakat lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Beberapa pasar yang menjadi prioritas distribusi antara lain Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Pasar Berdikari, Pasar Sejumput, Pasar Keramat dan Pasar Alkamal. Selain itu, distribusi juga dilakukan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Saat ini total mitra Bulog yang menerima penyaluran Minyakita sekitar 120 mitra. Untuk menjaga pemerataan, jumlah distribusi kepada masing-masing mitra dibatasi sekitar 25 hingga 30 dus dalam satu kali penyaluran, dengan isi setiap dus sebanyak 12 bungkus takaran satu liter.

“Untuk penyaluran ke mitra itu kami batasi, kami sesuaikan dengan stok, karena pemerataan. Kalau kita tidak batasi, nanti ada yang banyak, ada yang sedikit, ada yang tidak kebagian,” ujarnya.

Ia menekankan, pembatasan tersebut juga dilakukan agar Minyakita benar-benar dijual secara eceran kepada masyarakat, bukan diperjualbelikan kembali dalam jumlah besar.

“Kami berharapnya ini pengecer ya memang dijual di ecer. Kami khawatirnya kalau dipasok banyak nanti malah dijual dusdusan,” tambahnya.

Wahyu menyebut harga Minyakita dari gudang Bulog masih tetap Rp14.500 per liter, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku di tingkat konsumen sebesar Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan.

Permintaan masyarakat terhadap Minyakita, lanjutnya, masih cukup tinggi sehingga pengaturan distribusi harus dilakukan secara cermat agar stok tidak cepat habis hanya dalam waktu singkat.

“Kalau permintaan dari masyarakat itu banyak, makanya kalau tidak kita atur bisa-bisa dalam sehari habis,” ucapnya.

Ia menambahkan, Bulog Kotim menerima pasokan Minyakita dari distributor sekitar 1.000 hingga 1.500 liter dalam setiap pengiriman berdasarkan purchase order (PO) dari kantor wilayah.

Namun, jadwal pengiriman tersebut tidak selalu dilakukan setiap bulan sehingga Bulog harus mengatur pola distribusi secara hati-hati agar stok di gudang tetap tersedia.

Wahyu juga menerangkan, bahwa jumlah Minyakita yang disalurkan kepada Bulog sepenuhnya ditentukan oleh distributor, karena distributor memiliki kewajiban pemenuhan Domestic Market Obligation (DMO) untuk mendistribusikan produk ke berbagai lembaga pangan.

“Untuk Bulog sendiri sebagai BUMN pangan hanya mendapat porsi 30 persen dari produksi Minyakita, sisanya itu disalurkan ke BUMN pangan lainnya seperti ID Food,” jelasnya.

Meski begitu, ia memastikan kondisi stok Minyakita di Kotawaringin Timur masih aman dan distribusi akan terus dilakukan secara rutin agar tidak terjadi gejolak harga maupun kelangkaan di pasaran.

“Jadi untuk stok Minyakita kita saat ini aman, hanya saja pendistribusiannya yang kami atur agar jangan sampai ada kekosongan,” demikian Wahyu.

Baca juga: Serapan gabah Bulog Kotim capai 58 persen

Baca juga: Pemkab Kotim kawal stabilitas harga telur demi lindungi peternak lokal

Baca juga: Dosen Universitas Darwan Ali dampingi KWT Mawar Sumber Makmur kembangkan jamu higienis dan pemasaran digital



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026