Logo Header Antaranews Kalteng

Bhayangkara FC juara HNR Cup 2, Bupati Kotim apresiasi antusiasme masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026 19:44 WIB
Image Print
Bupati Kotim Halikinnor menyerahkan piala juara pertama kepada Bhayangkara FC Mentaya selaku pemenang HNR Cup 2 Tahun 2026, Minggu (5/7/2026). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Turnamen HNR Cup 2 Tahun 2026 yang dinilai berhasil menghidupkan kembali atmosfer sepak bola di daerah itu.

“Secara umum HNR Cup tahun ini sukses. Selama 35 hari beberapa klub berlaga di sini untuk memperebutkan juara HNR Cup 2 tahun 2026 dan saya apresiasi sekali, baik dari panitia, pihak keamanan, penyelenggara, bahkan pemain serta official dan suporter, luar biasa,” kata Halikinnor di Sampit, Minggu.

Hal ini ia sampaikan pada penutupan HNR Cup 2 tahun 2026 yang dilaksanakan di Stadion 29 November Sampit yang disambut antusiasme tinggi dari masyarakat.

Turnamen yang berlangsung selama 35 hari, dari 31 Mei - 5 Juli 2026 ini berakhir dengan kemenangan Bhayangkara FC Mentaya atas Tegar FC pada pertandingan final dengan skor 2-0.

Menurut Halikinnor, pelaksanaan HNR Cup 2 tahun ini dinilai lebih sukses dibanding edisi sebelumnya karena mampu menghadirkan harmonisasi antara pemain, suporter, panitia dan masyarakat sehingga turnamen berjalan meriah sekaligus tertib hingga akhir pertandingan.

Tingginya minat masyarakat menyaksikan pertandingan menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat dicintai warga Kotawaringin Timur. Stadion 29 November pun tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga ruang kebersamaan dan hiburan rakyat.

“Konsep yang diangkat yaitu sepak bola adalah romantisme cinta yang paling nyata. Ini benar, karena hari ini kita saksikan di babak final bagaimana masyarakat hadir dengan rasa cinta terhadap sepak bola,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai turnamen tersebut turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor ekonomi kreatif di sekitar stadion selama kompetisi berlangsung.

Halikinnor pun berharap melalui HNR Cup 2 lahir pemain-pemain muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kotim di tingkat regional hingga nasional, sekaligus menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda tahunan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pembinaan olahraga, termasuk pembenahan sarana dan prasarana sepak bola agar kualitas kompetisi semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan tahun depan ini bisa lebih kita perbesar lagi. Apalagi lapangan yang akan kita benahi terus, sehingga ini awal dari kemajuan atau peningkatan sepak bola khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur,” pungkasnya.

Baca juga: DP3AP2KB Kotim proaktif dampingi penyelesaian dugaan kekerasan anak di sekolah

Sementara itu, Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan suporter yang turut menjaga keamanan selama turnamen berlangsung sehingga kegiatan dapat berjalan lancar hingga penutupan.

Sejalan dengan kesuksesan Bhayangkara FC Mentaya, tim sepak bola dari Polres Kotim, ia pun menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pembinaan atlet, khususnya cabang sepak bola yang dinilai memiliki basis penggemar besar di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini Bhayangkara dapat memenangkan laga final. Ini juga berkat support yang luar biasa dari seluruh suporter dan kemenangan ini kami serahkan kepada masyarakat. Tentunya ini menjadi bagian salah satu ulang tahun (Bhayangkara) terbaik di 1 Juli 2026 ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HNR Cup 2 Akhmad Bashudin mengatakan turnamen yang berlangsung sekitar satu bulan lima hari tersebut secara umum berjalan aman dan terkendali sejak laga pembuka hingga final.

“Kita dari awal memang menargetkan turnamen ini bisa berjalan sukses dan alhamdulillah dari pertandingan pertama sampai final hari ini berjalan aman dan terkendali,” sebutnya.

Meski sempat terjadi insiden antar suporter akibat kesalahpahaman, pihak panitia bersyukur situasi dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi secara keseluruhan.

Akhmad menambahkan pihaknya berencana kembali menggelar HNR Cup pada tahun depan dengan sejumlah evaluasi, khususnya terkait pengelolaan suporter agar pelaksanaan turnamen semakin baik dan berkualitas.

“Mungkin untuk tahun depan insyaallah akan kita selenggarakan lagi. Ke depan akan kita evaluasi, terutama terkait suporter agar turnamen bisa semakin baik dan tetap berjalan aman,” demikian Akhmad.

Baca juga: Pemkab Kotim dan BP2MI Banjarbaru perkuat sinergi perlindungan pekerja migran

Baca juga: Kotim perkuat gerakan PSN 3M Plus cegah lonjakan DBD

Baca juga: Karhutla di Kotim mulai mengancam keselamatan penerbangan



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026