Logo Header Antaranews Kalteng

PLTU Pulang Pisau pamerkan produk hasil kelompok tani wanita dan siswa SLB

Senin, 6 Juli 2026 11:19 WIB
Image Print
Manager PT PLN Nusantara Power UP (PLTU) Pulang Pisau Warhamna memberikan penjelasan kepada Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa`i terkait produk yang ditampilkan dalam Handep Hapakat Fair 2026, Minggu malam (5/7/2026). ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - PT PLN Nusantara Power UP (PLTU) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, turut mempromosikan dan memamerkan berbagai produk unggulan Kelompok Tani Wanita (KWT) dan siswa sekolah luar biasa hasil pembinaan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai upaya memperluas akses pasar serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dalam Handep Hapakat Fair 2026.

“Produk yang dipasarkan merupakan hasil karya KWT binaan program CSR di berbagai bidang mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan hingga pertanian hidroponik,” kata Manager PT PLN Nusantara Power UP (PLTU) Pulang Pisau, Warhamna di Pulang Pisau, Minggu malam.

Ia mengatakan salah satu KWT Desa Mintin yang beranggotakan 20 orang telah menghasilkan beragam produk olahan pangan, seperti keripik kelakai, stik ubi ungu dan emping jagung. Warhamna menjelaskan perusahaan juga membina KWT hidroponik yang beranggotakan 15 orang sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

“Selain itu kami juga membina siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menghasilkan berbagai produk kerajinan anyaman berbahan rotan berupa tas, dompet dan topi,” jelasnya.

Ia mengatakan kelompok binaan di bidang hidroponik menghasilkan beberapa jenis sayuran segar yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Produk tersebut, terangnya, berpeluang dipasarkan ke supermarket apabila dikemas dengan baik dan memenuhi standar pemasaran.

“Sayuran hidroponik dari hasil karya kelompok binaan terus didorong agar memiliki nilai tambah dan daya saing,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Kalteng dorong penguatan UMKM topang kemandirian Pulang Pisau

Ia menjelaskan kemasan produk binaan saat ini sudah mengikuti tren dan terlihat lebih kekinian. Upaya tersebut masih perlu diperkuat untuk memperluas strategi pemasaran agar produk-produk tersebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami membuat kemasan yang menarik agar konsumen tertarik mencoba, jika kualitas dan rasanya enak pasti konsumen kembali membeli produk tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan perusahaan terus memberikan pendampingan kepada seluruh KWT binaan program CSR hingga mampu berkembang secara mandiri. Perusahaan selanjutnya melepas KWT jika dirasa mampu untuk menjalankan usahanya tanpa bergantung pada pendampingan dari perusahaan.

“Harapannya produk yang dihasilkan dapat semakin dikenal masyarakat dan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” demikian Warhamna.

Baca juga: Hari Jadi Pulang Pisau usung pelestarian budaya dan penguatan UMKM

Baca juga: Rayakan Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau, Gubernur Kalteng komitmen dukung pembangunan daerah

Baca juga: Kapolres Pulang Pisau sebut Hari Bhayangkara momentum memperkuat pelayanan masyarakat



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026