Logo Header Antaranews Kalteng

Dukung swasembada pangan 2026, Distan Kobar fokuskan pada peningkatan produksi pangan

Senin, 6 Juli 2026 18:07 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pertanian Kotawaringin Barat Riza Pahlevi saat di temui di ruangannya, Senin (6/7/2026) ANTARA/Safitri RA.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Pertanian Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, fokuskan peningkatan produksi pangan, dalam mendukung swasembada pangan di wilayah setempat tahun 2026.

Peningkatan tersebut dilakukan melalui optimalisasi lahan dan peningkatan luas tanam dan indek pertanaman, kata Kepala Distan Kobar Riza Pahlevi di Pangkalan Bun, Senin.

"Kami juga menyediakan benih unggul padi seluas 351 hektar, pupuk serta alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Kobar," tambahnya.

Dia mengatakan, dalam melancarkan keberlangsungan program tersebut, terdapat berbagai upaya pendukung. Diantaranya pendampingan intensif Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan penguatan kelembagaan petani.

"Hal tersebut guna meningkatkan produktivitas serta mendukung tercapainya swasembada pangan daerah dan nasional," ucapnya.

Riza menyebutkan, bahwa luas lahan sawah eksisting di Kabupaten Kobar saat ini tercatat sekitar 351 hektar, yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kotawaringin Barat.

Adapun kecamatan tersebut yaitu di Kecamatan Pangkalan Banteng, Pangkalan Lada, Kotawaringin Lama, dan Kecamatan Kumai. Di mana empat kecamatan tersebut yang selama ini menjadi wilayah sentra produksi padi di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Selain itu, untuk pelaksanaan cetak sawah baru tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kobar melalui Dinas Pertanian, telah mengusulkan program cetak sawah seluas 140,4 hektar yang berlokasi di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada.

Baca juga: Bupati Kobar berharap pelayanan Puskesmas Kumai meningkat dengan rawat inap

"Namun hingga saat ini, usulan tersebut masih menunggu tindak lanjut dan persetujuan dari pemerintah pusat, sehingga pelaksanaannya belum dapat dipastikan," ungkapnya.

Kepala Distan Kobar itu pun berharap usulan tersebut dapat memperoleh persetujuan, mengingat penambahan luas sawah merupakan salah satu langkah strategis.

"Terutama dalam meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program swasembada pangan nasional," demikian Riza Pahlevi.

Baca juga: Pemkan Kobar berharap sinergi dengan Polri semakin kuat

Baca juga: DPRD Kobar cek gudang Bulog demi pastikan program pemerintah berjalan lancar

Baca juga: Disperindagkop UKM Kobar pantau empat komoditas yang berfluktuasi



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026