Logo Header Antaranews Kalteng

Pria paruh baya di Kapuas ditemukan meninggal saat mancing di persawahan

Jumat, 10 Juli 2026 23:27 WIB
Image Print
Petugas dari Polsek Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, melakukan olah TKP meninggalnya seorang pemancing di kawasan persawahan Jalan Amanat Darat RT 003, Kelurahan Hampatung, Jumat (10/7/2026) pagi. ANTARA/HO-Polres Kapuas.

Kuala Kapuas (ANTARA) - Seorang pria berinisial S (50), warga Kelurahan Hampatung, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ditemukan meninggal dunia saat memancing di kawasan persawahan Jalan Amanat Darat RT 003, Kelurahan Hampatung, pada Jumat (10/7).

“Benar, korban ditemukan oleh rekan sesama pemancing, sekitar pukul 09.00 WIB, di kawasan persawahan,” kata Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, melalui Kapolsek Kapuas Hilir, IPDA Peldo Ang Lukmana, di Kuala Kapuas.

Baca juga: Diduga aniaya cucu, kakek di Kapuas ditetapkan tersangka

Peristiwa tersebut, kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas dari Polsek Kapuas Hilir langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang berprofesi sebagai wiraswasta itu berangkat memancing bersama rekannya, E (54), ke lokasi persawahan di Jalan Amanat Darat. Sesampainya di lokasi, keduanya memancing dengan posisi yang terpisah sekitar 50 meter.

Baca juga: Curi meteran air PDAM di Kapuas, tiga warga Banjarmasin ditangkap

Sekitar 10 menit kemudian, E tidak lagi melihat korban berada di tempat semula. Merasa curiga, ia mendatangi lokasi tempat korban memancing dan menemukan korban S sudah tergeletak dalam posisi telentang.

Melihat kondisi tersebut, E segera meminta bantuan kepada N (51), seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Keduanya kemudian kembali ke tempat korban untuk memeriksa kondisinya. Saat dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah tidak bernapas.

Baca juga: Polres Kapuas bekuk pelaku pencurian motor mahasiswi di Banjarmasin

Selanjutnya, kedua saksi melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT 003 Kelurahan Hampatung, Carlyanto, yang kemudian meneruskan laporan kepada pihak Polsek Kapuas Hilir.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Selain mengamankan lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para saksi, petugas juga mengajukan permintaan visum et repertum (VER) guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Baca juga: Nekat curi mesin traktor di persawahan, pria di Kapuas diciduk polisi

Hingga berita ini diturunkan, penyebab meninggalnya S masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana atau korban meninggal akibat kondisi kesehatan tertentu.

Baca juga: Residivis di Kapuas ditangkap usai siram air panas ke istri siri

Baca juga: Polisi ringkus dua penipu berkedok piring antik "Malawen" di Kapuas

Baca juga: Seorang guru dan mahasiswa di Kapuas ditangkap karena sabu

Baca juga: Polres Kapuas ringkus tiga pelaku curas lintas provinsi



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026