
Kalimantan Tengah optimalkan pemadaman darat dan udara tanggulangi karhutla

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama lintas sektor mengoptimalkan pemadaman melalui jalur darat maupun udara dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
"Kolaborasi pemadaman darat dan udara merupakan upaya pemerintah dalam pengendalian karhutla agar optimal," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib di Palangka Raya, Senin.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan operasi helikopter pengebom air (water bombing) sebanyak dua unit. Adapun total ada empat helikopter yang beroperasi mendukung penanganan karhutla, sedangkan dua unit lainnya merupakan helikopter patroli.
Helikopter water bombing telah beroperasi di Kalteng sejak 7 Juli 2026. Dukungan pemadaman dari udara ini telah dilaksanakan di sejumlah lokasi kebakaran, seperti Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau, Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya, serta Desa Eka Bahurui dan Desa Soren Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Selama operasi di wilayah Kalimantan Tengah hingga 12 Juli 2026, kegiatan water bombing di sejumlah lokasi telah menghabiskan sebanyak 2,36 juta liter air.
Baca juga: Bank Kalteng kini hadir di Jakarta, perluas basis bisnis nasional
Toyib yang juga selaku Komandan Harian Posko PDB Karhutla Kalteng menjelaskan berdasarkan data yang dipantau Posko Krisis Karhutla Pusdalops PB Kalteng, kejadian karhutla mengalami peningkatan pada bulan Juli 2026.
"Tetapi sejauh ini penanganan yang dilakukan Posko Karhutla, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota relatif masih terkendali," terangnya.
Adapun beberapa lokasi kejadian karhutla yang menonjol di antaranya seperti di Tumbang Nusa Pulang Pisau masih dalam penanganan dan sudah bisa diblok oleh tim darat dan tim udara.
Sebelumnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan pemerintah provinsi bersama lintas sektor berupaya optimal mencegah maupun menanggulangi karhutla, termasuk melalui mitigasi bencana seperti menggiatkan edukasi hingga patroli.
"Kami bersinergi bersama TNI-Polri, relawan dan lainnya, bersama-sama mengoptimalkan penanganan karhutla," jelasnya.
Baca juga: Berikut nama-nama calon Sekda Kalimantan Tengah
Baca juga: OJK Kalteng: Kredit modal kerja capai Rp19,25 triliun per Mei 2026
Baca juga: Pusat alokasikan DAK Fisik Rp51,81 miliar dukung pembangunan Kalimantan Tengah
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
