Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Barut prioritaskan anggaran infrastruktur dan pembangunan SDM pada 2027

Selasa, 14 Juli 2026 18:23 WIB
Image Print
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, dan Sekda Muhlis menyerahkan pidato pengantar KUA PPAS 2027 dan materi rapat LKPJ tahun 2025 kepada ketua DPRD Mery Rukaini didampingi Waket I dan Waket II pada rapat paripurna DPRD setempat di Muara Teweh, Selasa (14/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran yang berpihak pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan percepatan pembangunan infrastruktur dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.

"Penyusunan KUA dan PPAS 2027 merupakan formulasi kebijakan penganggaran yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi daerah serta menjadi landasan dalam penyusunan APBD yang berorientasi pada pencapaian target pembangunan secara terukur," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa.

Hal itu disampaikan Bupati pada rapat paripurna DPRD Barito Utara dengan agenda penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027.

Menurut dia, sesuai amanat peraturan perundang-undangan, pemerintah daerah tetap menjaga alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen dan kesehatan minimal 10 persen dari total belanja daerah sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan modal manusia.

"Alokasi anggaran bidang pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Barito Utara," kata dia.

Shalahuddin menjelaskan, dalam rancangan KUA dan PPAS 2027 untuk pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,866 triliun terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp177,86 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp1,688 triliun.

Baca juga: Bupati Barut: KUA-PPAS 2027 fokuskan percepat pembangunan dan penguatan prioritas daerah

Belanja daerah direncanakan Rp2,699 triliun meliputi belanja operasi Rp1,462 triliun, belanja modal Rp963,46 miliar, belanja tidak terduga Rp101,500 miliar dan belanja transfer Rp171,764 miliar. Adapun pembiayaan daerah rencananya Rp971,37 miliar.

Selain itu, Bupati juga menegaskan pemerintah daerah tetap melanjutkan program pembangunan infrastruktur melalui skema kegiatan tahun jamak (multiyears) dengan total pagu anggaran mencapai Rp862,3 miliar yang dilaksanakan pada periode 2026 hingga 2029.

Program tersebut mencakup pembangunan Jembatan Lemo Seberang–Desa Lemo, Jembatan Sikan–Tumpung Laung, Jembatan Lahei Seberang–Lahei, peningkatan Jalan Kilometer 34–Simpang Mampuak, peningkatan Jalan Simpang Mampuak–Simpang Benangin, serta pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh beserta pembangunan kembali fasilitas terdampak.

"Saya harapkan pembahasan KUA dan PPAS tahun depan bersama DPRD dapat berlangsung secara cermat dan tepat waktu sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," ujar Shalahuddin.

Baca juga: Bupati Shalahuddin tekankan percepatan dan kualitas infrastruktur prioritas daerah

Baca juga: Pimpin apel, Bupati Barut ingatkan ASN jangan tunda pekerjaan

Baca juga: Lepas Kontingen O2SN, Shalahuddin minta atlet pelajar harumkan nama Barito Utara



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026