
Bupati Barut: KUA-PPAS 2027 fokuskan percepat pembangunan dan penguatan prioritas daerah

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD setempat.
"KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 memuat kerangka kebijakan mengenai target pencapaian kinerja dari berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan. Di dalamnya juga memuat kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan sebagai dasar pengalokasian anggaran tahun 2027," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa.
Menurut dia, penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan formulasi kebijakan penganggaran yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi daerah serta menjadi landasan dalam penyusunan APBD yang berorientasi pada pencapaian target pembangunan secara terukur.
"KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 memuat kerangka kebijakan mengenai target pencapaian kinerja dari berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan. Di dalamnya juga memuat kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan sebagai dasar pengalokasian anggaran tahun 2027," kata Shalahuddin.
Ia menjelaskan, penyusunan dokumen tersebut mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, RKPD Provinsi Kalimantan Tengah, serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dengan tetap memperhatikan prioritas pembangunan daerah dan kemampuan keuangan daerah.
Baca juga: Pemkab Barut prioritaskan anggaran infrastruktur dan pembangunan SDM pada 2027
Selain berpedoman pada berbagai regulasi pengelolaan keuangan daerah, KUA dan PPAS 2027 juga diselaraskan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2025–2029 yang berfokus pada percepatan pembangunan daerah serta mendukung prioritas pembangunan provinsi maupun nasional.
Bupati menyampaikan, tema pembangunan tahun 2027 diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang religius, sehat, cerdas, produktif, inovatif, dan berdaya saing dengan dukungan tata kelola pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab.
Sejumlah program prioritas yang menjadi fokus pemerintah daerah, di antaranya pendidikan gratis 16 tahun, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, peningkatan layanan kesehatan melalui BPJS Gratis, pembangunan balai latihan kerja, bantuan alat berat untuk desa, santunan duka, bantuan bagi penyandang disabilitas dan lansia, peningkatan insentif aparat desa dan tenaga keagamaan, penyediaan ambulans desa, pembangunan sarana air bersih, peningkatan kesejahteraan ASN, hingga penguatan peran lembaga adat.
"Besar harapan kami agar pembahasan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan dengan baik melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Barito Utara," kata Bupati.
Baca juga: Pemkab Barut-ULM tingkatkan kompetensi ASN melalui Program Kuliah Hybrid Pascasarjana
Baca juga: Bupati Shalahuddin tekankan percepatan dan kualitas infrastruktur prioritas daerah
Baca juga: Pimpin apel, Bupati Barut ingatkan ASN jangan tunda pekerjaan
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
