
Ketua DPRD ajak warga perkuat kolaborasi bangun Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah.
Subandi di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, momentum Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya harus menjadi semangat bersama antara pemerintah, DPRD, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memajukan kota setempat agar semakin berkembang.
"Pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah daerah," tukasnya.
Sinergi seluruh pihak diperlukan agar berbagai program pembangunan berjalan lebih efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi modal penting mewujudkan Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang semakin maju.
"Kami berharap kerja sama semua pihak terus terjalin dengan baik sehingga setiap program pembangunan dapat terlaksana sesuai harapan," ucapnya.
Baca juga: Akademisi UPR sebut Proyek LNG Abadi Masela langkah strategis perkuat ketahanan energi
Selain mendorong kolaborasi, Subandi menilai pemerintah kota masih memiliki sejumlah pekerjaan yang perlu menjadi perhatian, terutama dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan.
Ia menyebut optimalisasi pendapatan daerah serta penyerapan anggaran menjadi faktor penting agar seluruh program prioritas dapat direalisasikan secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap target pendapatan dan pelaksanaan belanja daerah dapat tercapai sehingga program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Subandi juga mengapresiasi langkah cepat organisasi perangkat daerah (OPD) dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik yang responsif harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Ia turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan dengan memenuhi kewajiban membayar pajak dan retribusi serta menjaga lingkungan, terutama pada musim kemarau, dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Partisipasi masyarakat sangat penting, baik melalui kepatuhan membayar pajak maupun menjaga lingkungan. Dengan kebersamaan, pembangunan dapat terus berjalan dan kualitas lingkungan di Kota Palangka Raya tetap terjaga," demikian Subandi.
Baca juga: Kadin: Piala dunia dorong perputaran ekonomi nasional lebih dari Rp5 triliun
Baca juga: Dekan FISIP UPR: Bangun ekosistem koperasi sebagai mesin pemberdayaan masyarakat
Baca juga: Kemenkum harmonisasi tiga regulasi strategis di Kalimantan Tengah
Pewarta : Rajib Rizali
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
