
PLN UID Kalselteng gandeng media perkuat penyebaran informasi faktual kelistrikan

Palangka Raya (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) mengandeng perusahaan media massa guna memperkuat penyebaran informasi faktual program kelistrikan sekaligus menjadi bentuk keterbukaan dalam pelayanan publik.
"Kami menghadirkan pelayanan publik yang terbuka dan penguatan sinergi penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 15 perusahaan media di Kalimantan Selatan," kata Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Jumat.
Kerja sama tersebut menjadi lanjutan dari penandatanganan PKS bersama media di Kalimantan Tengah yang telah dilaksanakan pada 10 Juni 2026 di Palangka Raya. Melalui kolaborasi ini, PLN ingin memastikan berbagai informasi mengenai pelayanan kelistrikan, pembangunan infrastruktur, hingga program perusahaan dapat tersampaikan secara faktual, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Fajar, mengatakan bahwa media memiliki peran penting dalam menjembatani informasi antara PLN dan masyarakat sehingga setiap program maupun layanan dapat dipahami secara utuh.
"Media menjadi mitra kami dalam menyampaikan perkembangan program kelistrikan kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, masyarakat dapat mengetahui berbagai layanan, pembangunan jaringan, hingga program dan promo kelistrikan yang dapat dimanfaatkan," katanya.
Baca juga: PLN UID Kalselteng catat 2 juta lebih pelanggan gunakan PLN Mobile
Menurut Fajar, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama publikasi, tetapi juga upaya membangun komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan. Dengan dukungan media, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar sehingga mampu memahami berbagai upaya PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
"Masih banyak pembangunan infrastruktur, inovasi layanan, maupun program kelistrikan yang perlu diketahui masyarakat. Karena itu, kami berharap sinergi dengan media terus terjalin agar informasi yang disampaikan selalu objektif, berimbang, dan memberi manfaat bagi publik," kata Fajar.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh media yang selama ini konsisten menjadi mitra PLN dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan perusahaan.
"Terima kasih atas sinergi yang telah terjalin selama ini. Kami berharap kolaborasi ini terus menghadirkan pemberitaan yang faktual, akuntabel, dan bersumber dari data yang valid sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan," ujar Humaidi.
Sementara itu, Kepala Biro ANTARA Kalimantan Selatan, Ulul Maskuriah, menilai kemitraan yang dibangun PLN bersama media menjadi langkah positif dalam memperkuat komunikasi publik. Menurutnya, akses terhadap informasi yang terbuka akan membantu masyarakat memahami berbagai upaya PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin baik.
"Sinergi seperti ini memberikan ruang bagi media untuk menghadirkan informasi yang akurat kepada masyarakat. Dengan begitu, publik dapat mengikuti perkembangan layanan dan berbagai inovasi PLN secara lebih utuh serta memperoleh pemahaman yang benar dari sumber yang terpercaya," kata Ulul.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya komunikasi yang transparan, edukatif, dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan sektor ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Baca juga: Rasio desa berlistrik di Kalselteng capai 93,17 persen
Baca juga: Pemasangan listrik desa di Bukit Santuai ditargetkan rampung Agustus
Baca juga: Program PLN Peduli Bank Sampah Jolali jadi harapan warga
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
