Logo Header Antaranews Kalteng

Wabup Barsel: Sekolah lansia inovasi strategis tingkatkan kualitas hidup lanjut usia

Jumat, 17 Juli 2026 17:21 WIB
Image Print
Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha berfoto bersama usai acara peluncuran sekolah lansia mandiri, di Buntok, Jumat (17/7). ANTARA/HO.

Buntok (ANTARA) - Wakil Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Khristianto Yudha menegaskan sekolah lansia yang dilaksanakan pihaknya, sebagai bentuk inovasi dalam meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia di kabupaten ini.

"Peningkatan kualitas hidup lanjut usia dilakukan melalui proses pembelajaran sepanjang hayat," kata Khristianto saat acara peluncuran di Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, di Buntok, Jumat.

Dia pun memastikan sekolah lansia itu tempat ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga wadah berbagi pengalaman, serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Sekolah ini bahkan dapat memperluas pergaulan sosial, dan menumbuhkan rasa percaya diri bagi para lansia.

Khristianto mengatakan konsep lansia tangguh itu dengan tujuh dimensi yang menjadi landasan utama dalam melaksanakan Sekolah Lansia. Di maan ketujuh dimensi itu meliputi spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional atau vokasional, serta lingkungan.

"Apabila seluruh dimensi tersebut berkembang secara seimbang, maka para lansia akan menjadi pribadi yang sehat, mandiri, aktif, produktif, sekaligus tetap memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat," ujarnya.

‎Sebagai pembina sekolah lansia Barito Selatan, Wabup Barsel ini pun memberikan sejumlah arahan kepada seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta agar sekolah lansia dijadikan pusat pembelajaran yang berkelanjutan dan tidak hanya bersifat seremonial.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara Dinas P3APPKB, Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah kecamatan dan kelurahan, PKK, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat.

"Kami mengajak keluarga agar terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada para lansia. Sebab, keluarga merupakan lingkungan terbaik dalam mewujudkan lansia yang sehat dan bahagia," kata Khristianto.

‎Ia berharap Sekolah Lansia mandiri di Kelurahan Hilir Sper dapat menjadi percontohan bagi desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Barito Selatan, sehingga semakin banyak sekolah lansia yang tumbuh dan berkembang.

"Kepada seluruh peserta didik sekolah lansia, tetaplah semangat belajar. Usia bukanlah penghalang untuk terus menimba ilmu. Pengalaman hidup yang dimiliki merupakan modal yang sangat berharga untuk diwariskan kepada generasi muda," pesannya.

Baca juga: Pemkab Barsel dapat kuota berangkatkan 50 pelajar kuliah perawat kesehatan di Jepang

Menurut Khristianto, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang memberikan ruang bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk para lanjut usia. Untuk itu, lansia bukan beban pembangunan, tetapi aset bangsa yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, nilai-nilai kehidupan, serta keteladanan yang sangat dibutuhkan oleh generasi penerus.

"Kami melalui sekolah lansia ini, akan lahir lansia-lansia yang semakin sehat, mandiri, aktif, produktif, bermartabat, serta mampu menjadi inspirasi dalam mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Lurah Hilir Sper Zulkarnain Masdipura menambahkan, pihaknya berharap keberadaan Sekolah Lansia "MANDIRI" mampu menjadi wadah pembelajaran sekaligus sarana pemberdayaan bagi para lansia di wilayahnya.

Ia optimistis program tersebut akan mendorong para lansia tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan positif, menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas hidup sehingga dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kabupaten Barito Selatan.

Acara peluncuran sekolah lansia tersebut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat Dusun Selatan dan lansia di wilayah setempat.

Baca juga: Bupati apresiasi polres Barsel bangun sinergi erat bersama pemkab dan forkopimda

Baca juga: DP3APPKB Barsel sosialisasi pencegahan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026