
Relawan Damkar se-Kota Palangka Raya galakkan edukasi pencegahan kebakaran

Palangka Raya (ANTARA) - Puluhan organisasi relawan pemadam kebakaran, rescue, dan Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Se-Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggalakkan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melaksanakan konvoi bersama sebagai bentuk komitmen memperkuat kesiapsiagaan sekaligus menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
"Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan resmi forum untuk mempererat kebersamaan antarelawan," kata Ketua Panitia Dede Septa Jaya di Palangka Raya, Jumat.
Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya upaya menggiatkan sosialisasi antisipasi kebakaran permukiman dan lahan di lingkungan masing-masing.
Dede menjelaskan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antarelawan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan.
Baca juga: Hadiri HUT Palangka Raya, Wabup Barut siap perkuat kolaborasi untuk kemajuan Kalteng
Konvoi sebagai salah satu rangkaian agenda resmi forum relawan tak hanya bertujuan mempererat kebersamaan, tetapi juga menandai dimulainya penguatan edukasi pencegahan kebakaran di lingkungan masyarakat.
"Terlebih para relawan memiliki posko yang dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya.
Dede menekankan kedekatan relawan dengan masyarakat menjadi modal penting dalam menyampaikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran secara berkelanjutan.
Sekretaris Panitia Rachamni Arif menambahkan konvoi juga digelar sebagai bentuk partisipasi relawan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.
"Konvoi ini kami persembahkan sebagai bagian dari peringatan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi Kota Palangka Raya," tuturnya.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Palangka Raya Urianinu Napulangit menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan relawan dalam upaya pencegahan kebakaran.
Ia mengatakan sinergi tersebut tidak hanya diperlukan saat penanganan kejadian, tetapi juga dalam langkah-langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat.
"Dengan edukasi yang dilakukan secara aktif, diharapkan masyarakat semakin memahami risiko kebakaran serta langkah-langkah pencegahan sehingga potensi kerugian akibat kebakaran dapat ditekan," katanya.
Baca juga: DJKI sesuaikan tarif merek pastikan UMK tetap dapat keringanan
Baca juga: PLN UID Kalselteng gandeng media perkuat penyebaran informasi faktual kelistrikan
Baca juga: HUT ke-58 BPJS kesehatan mentum tingkatkan kesadaran kepesertaan JKN
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
