Logo Header Antaranews Kalteng

OJK Kalteng bangun ekosistem keuangan inklusif di KNMP Tanjung Putri

Selasa, 28 Juli 2026 15:37 WIB
Image Print
OJK bersama pemangku kepentingan lainnya menggelar Inkubasi Desa EKI di Desa Tanjung Putri Kabupaten Kotawaringin Barat 24 – 25 Juli 2026. (ANTARA/HO-OJK)

Palangka Raya (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) membangun ekosistem keuangan inklusif di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Tanjung Putri Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Hal ini kami lakukan dengan menyelenggarakan Inkubasi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Tanjung Putri," kata Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz di Palangka Raya, Selasa.

Primandanu menjelaskan Desa EKI merupakan salah satu strategi OJK dalam perluasan inklusi keuangan hingga menjangkau ke wilayah pedesaan melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Proses inkubasi menjadi tahapan yang sangat penting agar inklusi keuangan benar-benar menghasilkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tanjung Putri," ujarnya.

Dia menekankan melalui proses inkubasi, masyarakat diberi pendampingan secara berkelanjutan agar memiliki akses layanan keuangan formal.

Kemudian pelaku UMKM dan usaha desa juga memperoleh pendampingan secara menyeluruh di setiap tahapan yang diperlukan.

"Pendampingan mulai dari penguatan kapasitas usaha, penyusunan pencatatan keuangan, peningkatan kualitas produk, hingga pemanfaatan pemasaran digital,” terangnya.

Baca juga: Berikut sektor ekonomi pengguna kredit terbesar di Kalteng

Adapun Inkubasi Desa EKI ini terlaksana pada 24 – 25 Juli 2026. Program ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat akses keuangan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan yang inklusif melalui sinergi pemerintah daerah, Lembaga Jasa Keuangan (LJK), dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.

Sebagai tahapan lanjutan, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan transfer pengetahuan untuk memperkuat pemanfaatan layanan keuangan formal, pengembangan potensi usaha desa, serta pembentukan ekosistem keuangan inklusif, berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Kepala Desa Tanjung Putri Eli Sapitri mengapresiasi komitmen OJK dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendampingi masyarakat desa setempat.

“Program ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas usaha, sekaligus memperoleh akses lebih luas terhadap layanan keuangan formal," jelasnya.

Baca juga: OJK dan BEI Kalteng perluas Sekolah Pasar Modal jangkau komunitas

Baca juga: OJK Kalimantan Tengah pacu literasi keuangan masyarakat segmen keluarga

Baca juga: OJK: Nilai investasi saham di Bali capai Rp8,25 triliun per April 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026