
Pemda di Kalteng didorong gunakan mekanisme cepat untuk anggaran karhutla

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, mendorong pemerintah daerah memanfaatkan mekanisme pergeseran atau anggaran mendahului perubahan, apabila dana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak lagi mencukupi saat musim kemarau.
Apabila menunggu APBD Perubahan 2026 akan menunggu lama karena pembahasannya baru dilaksanakan sekitar September atau Oktober, kata Freddy Ering di Palangka Raya, kemarin.
"Jika memang kondisinya sudah sangat mendesak, pemerintah bisa mengusulkan anggaran mendahului perubahan, agar penanganan tidak terlambat," tambahnya.
Menurut Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, penanganan karhutla membutuhkan langkah yang cepat, sehingga pemerintah harus memiliki fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan anggaran ketika kondisi darurat terjadi.
Dia menjelaskan, kebutuhan penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan personel, tetapi juga mencakup operasional lapangan, peralatan, logistik, hingga mobilisasi tim pemadam yang seluruhnya memerlukan dukungan pembiayaan.
"Perencanaan anggaran harus benar-benar matang agar ketika keadaan darurat terjadi seluruh kebutuhan di lapangan sudah tersedia dan penanganan bisa dilakukan dengan cepat," ujarnya.
Freddy menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah tidak boleh mengurangi kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang hampir setiap tahun melanda Kalimantan Tengah.
Dia mengatakan penanganan bencana harus tetap menjadi salah satu prioritas karena keterlambatan penanganan berpotensi memperluas dampak kebakaran terhadap lingkungan maupun masyarakat.
"Meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, penanganan karhutla tetap harus menjadi prioritas. Jangan sampai ketika bencana terjadi, anggaran yang tersedia justru tidak mencukupi," katanya.
DPRD Kalteng, lanjut Freddy, siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pendanaan penanganan karhutla, termasuk apabila diperlukan penyesuaian anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap kesiapan anggaran dan koordinasi antarinstansi terus diperkuat sehingga upaya pencegahan maupun penanganan karhutla dapat berjalan optimal selama musim kemarau," tutup Freddy.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
