Logo Header Antaranews Kalteng

Sekda Kapuas ajak desa dan kelurahan optimalkan inovasi Proaktif

Rabu, 29 Juli 2026 15:35 WIB
Image Print
Sekda Kapuas Usis I Sangkai foto bersama jajarannya dalam kegiatan Fasilitasi Pengisian Instrumen Epdeskel dan Prodeskel Kabupaten Kapuas Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (29/7/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas.

Kuala Kapuas (ANTARA) - Sekretaris daerah (Sekda) Kapuas, Kalimantan Tengah, Usis I Sangkai, mengajak seluruh pemerintah desa dan kelurahan di wilayah setempat, agar mendukung implementasi inovasi Proaktif yaitu Profil Desa/Kelurahan yang Akurat, Aktual, Terintegrasi, dan Partisipatif, dengan mengisi data secara benar, lengkap, tepat waktu, dan penuh tanggung jawab.

"Data yang akurat, aktual, terintegrasi, dan partisipatif merupakan fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan desa yang tepat sasaran," kata Usis di Kuala Kapuas, Rabu.

Hal itu disampaikannya, saat membuka kegiatan Fasilitasi Pengisian Instrumen Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan (Epdeskel) dan Profil Desa/Kelurahan (Prodeskel) Kabupaten Kapuas Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Bupati Kapuas.

Usis pun menegaskan Prodeskel dan Epdeskel merupakan instrumen yang sangat vital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan. Di mana Prodeskel berfungsi sebagai basis data komprehensif mengenai potensi dan kondisi wilayah, sedangkan Epdeskel digunakan untuk mengukur tingkat kemajuan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

"Fasilitasi ini bertujuan utama untuk meningkatkan kapasitas serta pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) para perangkat dan operator desa," ujarnya.

Dirinya pun menyarankan kepada para operator, agar memanfaatkan aplikasi yang sudah disiapkan oleh DPMD dalam pelaporan keuangan maupun kegiatan di desanya masing-masing.

"Dengan sistem aplikasi ini, pelaporan dari desa paling jauh sekalipun, dapat diterima dengan cepat, akurat, dan terintegrasi hingga ke tingkat kabupaten maupun Kementerian Dalam Negeri," tandas Usis.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Syaiful Fadjri dalam laporannya menyampaikan bahwa latar belakang digelarnya kegiatan ini adalah untuk mengatasi kendala minimnya kecakapan teknis akibat adanya pergantian operator di tingkat desa dan kelurahan. Hal tersebut sempat menyebabkan keterlambatan penginputan data di beberapa wilayah.

Baca juga: TP PKK Kapuas perkuat peran keluarga lewat optimalisasi 10 program pokok PKK

"Melalui pendampingan teknis oleh Tim Proaktif dari DPMD ini, kita ingin memastikan seluruh indikator pembangunan dan status perkembangan desa di Kabupaten Kapuas dapat terpetakan secara presisi. Saat ini tercatat sekitar 60 peserta aktif yang terdiri dari operator baru dan perangkat desa hadir mengikuti fasilitasi penginputan data," kata Syaiful Fadjri.

Pihak DPMD juga mengapresiasi komitmen pimpinan daerah melalui program unggulan "1 Desa 1 Miliar". Program ini terbukti memberi dampak signifikan dalam mempercepat ketersediaan infrastruktur dan fasilitas desa, sehingga mendorong peningkatan status desa di Kabupaten Kapuas dari desa Swadaya menuju Swakarya hingga Swasembada.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala DPMD Kabupaten Kapuas Perry Noah, para camat, kepala desa, lurah, hingga para operator desa dan kelurahan se-Kabupaten Kapuas.

Baca juga: Bupati Kapuas lepas 139 peserta KKN XXII STAI untuk mengabdi di 20 Desa

Baca juga: Sekda Kapuas ajak masyarakat hemat air dan waspada karhutla

Baca juga: Operasi Antik Telabang, Polres Kapuas amankan sabu Seberat 49,62 Gram



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026