
Bupati Kobar dorong LPTQ jalankan program pembinaan berkelanjutan

Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah Nurhidayah menyampaikan bahwa Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) memiliki peran strategis dan menjadi motor penggerak dalam pembinaan seni baca Al Qur'an secara berkelanjutan.
"Pembina yang terarah, diharapkan dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca, namun juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk kehidupan sehari-hari," kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Rabu.
Dia mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen akan terus mendukung program-program LPTQ. Kegiatan yang dijalankan LPTQ merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia dan religius yang akan menjadi penggerak pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya usai mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kobar periode 2026-2030 yang diketuai oleh Suyanto, yang juga selaku Wakil Bupati Kobar.
Menurutnya, amanah yang diterima ini bukan sekadar sebuah kehormatan. Ini juga menjadi tanggung jawab besar untuk terus mengembangkan syiar Al Qur'an, meningkatkan kualitas pembinaan dan memperkuat nilai-nilai Islam di tengah kehidupan masyarakat.
Nurhidayah meminta kepada pengurus yang baru untuk segera menyusun program kerja yang terarah, inovatif dan berkesinambungan.
Pembinaan itu tidak hanya difokuskan jelang pelaksanaan MTQ, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan serta Kabupaten.
"Sehingga prestasi yang selama ini telah berhasil diraih, dapat terus dipertahankan serta terus ditingkatkan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Kobar Suyanto mengatakan, dengan amanah yang di emban ini dirinya berharap dapat membawa LPTQ kedepannya semakin baik lagi.
Pihaknya berkomitmen pembinaan secara berkala dan berkelanjutan para qari, hafidzah, mufasir, serta cabang lainnya. Ini akan menjadi salah satu kegiatan prioritas pada kepengurusan periode 2026-2030.
"Kami yakin, kesuksesan itu tidak dapat di raih secara instan, diperlukan pembinaan yang berjenjang dan secara terus menerus," ucapnya.
Dia berharap dengan pembinaan yang teratur dan terarah dapat melahirkan bibit-bibit pecinta Al Qur'an baru asli Kobar.
"Banyak talenta generasi muda kita yang perlu di asah, sehingga pada saatnya nanti mereka akan siap tampil, untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Kobar," demikian Suyanto.
Baca juga: Tradisi adat Desa Sabuai berpotensi jadi wisata budaya unggulan Kobar
Baca juga: Bupati Kobar minta masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap bahaya karhutla
Baca juga: OJK Kalteng bangun ekosistem keuangan inklusif di KNMP Tanjung Putri
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
