
Diskominfo Kotim dorong pemanfaatan media sosial yang produktif

Sampit (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendorong masyarakat mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk kegiatan yang memberikan nilai tambah, tidak hanya sebatas hiburan, belanja daring, maupun berinteraksi sosial.
“Hasil riset menunjukkan, kita lebih banyak memanfaatkan media sosial hanya untuk belanja online, mencari informasi ataupun melakukan kontak sosial. Padahal ada yang lebih penting, bagaimana media sosial dimanfaatkan untuk hal-hal produktif," kata Kepala Diskominfo Kotim, Cok Orda Putra Legawa di Sampit, Rabu.
Ia menjelaskan perkembangan teknologi digital telah membuka banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas. Untuk itu, pemanfaatan media sosial perlu diarahkan agar mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Cok Orda menilai, platform digital dapat menjadi sarana belajar, mengembangkan keterampilan, memperluas jaringan, hingga membuka peluang ekonomi apabila dimanfaatkan secara tepat.
“Media sosial akan jauh lebih bermanfaat apabila digunakan untuk peningkatan kapasitas, meningkatkan skill, mencari sumber pengetahuan, marketing, maupun mempromosikan produk agar lebih berkembang,” tuturnya.
Dalama hal ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Diskominfo terus memperkuat program literasi digital sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi secara bijak dan bertanggung jawab.
Program tersebut menyasar berbagai kalangan, termasuk pelajar, agar memiliki pemahaman mengenai etika bermedia digital, keamanan siber, serta mampu memanfaatkan internet untuk mendukung pendidikan maupun pengembangan diri.
Baca juga: Kotim tetapkan status tanggap darurat bencana karhutla dan kekeringan
Sebagai tindak lanjut, Diskominfo Kotim berencana menggelar sosialisasi ke sejumlah sekolah. Salah satu lokasi yang dijadwalkan menerima edukasi tersebut adalah Sekolah Rakyat, dengan materi mengenai penggunaan media sosial yang bijak serta keamanan digital.
“Kami berharap generasi muda dapat menyiapkan diri dengan kemampuan digital, sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ucapnya.
Ia menambahkan, selain membangun kemampuan individu, literasi digital juga dipandang memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan dan pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemanfaatan teknologi dinilai mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing produk maupun layanan.
Melalui peningkatan pemahaman digital, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana menciptakan peluang baru di bidang pendidikan, ekonomi dan pengembangan kompetensi.
“Harapan kami media sosial tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga menjadi sarana belajar, meningkatkan kapasitas diri, sekaligus mendukung promosi usaha maupun pendidikan,” demikian Cok Orda.
Baca juga: Perbaikan server selesai, layanan Disdukcapil Kotim kembali normal
Baca juga: Pemkab Kotim raih Predikat Optimal dan nilai terbaik pengelolaan JDIH Kalteng 2025
Baca juga: Sekolah di Sampit batasi aktivitas luar ruangan karena kabut asap
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
