Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab dan BPJS terus perkuat data peserta JKN di Bartim

Kamis, 30 Juli 2026 17:25 WIB
Image Print
Suasana Jajaran Pemkab Barito Timur dan BPJS Kesehatan berkoordinasi terkait kepesertaan JKN di Tamiang Layang, Rabu (30/7/2026). ANTARA/HO.

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam memastikan validitas data kepesertaan JKN di wilayah setempat.

Langkah tersebut sebagai upaya memastikan masyarakat yang berhak memperoleh kesehatan dapat terlayani secara tetap sasaran, kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P Lelo di Tamiang Layang, kemarin.

"Akurasi data kepesertaan merupakan salah satu faktor penting dalam menjamin keberhasilan pelaksanaan Program JKN. Jadi, sinergi dengan BPJS Kesehatan harus terus diperkuat," ucapnya.

Menurut dia, pembaruan data secara berkala menjadi tanggung jawab bersama seluruh instansi terkait di lingkup Pemkab Bartim dengan BPJS Kesehatan, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mengalami kendala akibat ketidaksesuaian data.

"Sinergi dengan BPJS itu juga membuat data kepesertaan JKN selalu valid, mutakhir, dan tepat sasaran. Dengan demikian, masyarakat yang memang berhak memperoleh jaminan kesehatan dapat terlayani secara optimal," kata Ari Panan.

Sebelumnya Pemkab Bartim dan BPJS Kesehatan berkoordinasi terkait penyampaian informasi status kepesertaan JKN masyarakat setempat, Rabu. Dalam rakor itu, turut hadir Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bartim, Inspektorat Bartim, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Muara Teweh, dan BPJS Kesehatan Kabupaten Barito Timur.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Muara Teweh dalam rakor itu pun memaparkan kondisi terkini kepesertaan JKN di Kabupaten Barito Timur, termasuk perkembangan jumlah peserta, pengurangan peserta, serta mekanisme pemantauan melalui Web Portal PASTI JKN.

Adapun portal tersebut menjadi salah satu sarana untuk memonitor status kepesertaan masyarakat, baik peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), PBPU yang didaftarkan pemerintah daerah, maupun peserta non-PBI.

Baca juga: Sekda Bartim minta Predikat Keterbukaan Informasi Publik 2026 harus meningkat

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai keterangan status kepesertaan aktif maupun nonaktif, prosedur identifikasi penyebab perubahan status peserta, hingga progres distribusi data peserta aktif dan nonaktif sebagai bahan tindak lanjut oleh perangkat daerah terkait.

Seluruh instansi yang memiliki keterkaitan dengan data kependudukan dan jaminan sosial diharapkan dapat terus meningkatkan koordinasi dalam proses validasi serta pemutakhiran data.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bartim bersama BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat tata kelola data kepesertaan JKN sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, akurat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Barito Timur.

"Kolaborasi yang baik akan mendukung efektivitas program perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bartim," demikian Ari Panan.

(*Kontributor lepas

Baca juga: Pelajar SMA di Bartim diminta jadikan perpustakaan SMA pusat gagasan dan inovasi

Baca juga: Bartim siapkan wakil terbaik lomba perpustakaan tingkat Kalteng

Baca juga: Bupati minta DAD harus jadi mitra strategis membangun Barito Timur



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026