Logo Header Antaranews Kalteng

Perpustakaan keliling Bartim bekali WBP dengan Ilmu Vokasional

Jumat, 31 Juli 2026 16:21 WIB
Image Print
Perpustakaan Keliling DKP Bartim saat melayani WBP di Rumah Tahanan Negara Kelas IIb Tamiang Layang, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, melalui layanan Perpustakaan Keliling, mendukung sekaligus merealisasikan salah satu program unggulan bupati dan wakil bupati periode 2025–2030, yakni mencetak 1.000 tenaga kerja terlatih.

Dukungannya dengan memberikan akses bahan bacaan ilmu terapan (vokasional) kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kata Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P Lelu di Tamiang Layang, Kamis.

"Perpustakaan keliling itu rutin dilakukan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Tamiang Layang," ucapnya.

Dia memastikan kegiatan yang rutin dilakukan itu tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tetapi juga membekali para WBP dengan pengetahuan praktis, sehingga dapat menjadi modal keterampilan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Ari Panan mengatakan, perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, termasuk bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.

"Kami ingin menumbuhkan sekaligus melestarikan budaya membaca di kalangan warga binaan. Termasuk menjadi wadah mempererat silaturahmi antara DPK dan pihak rutan," ujarnya.

Ia menjelaskan, koleksi buku yang dibawa Perpustakaan Keliling didominasi buku-buku ilmu terapan yang relevan dengan kegiatan pembinaan di dalam rutan. Materi bacaan tersebut mencakup berbagai bidang keterampilan, seperti pertanian, perikanan, perbengkelan, hingga pengolahan kuliner.

Pengetahuan yang diperoleh dari bahan bacaan tersebut diharapkan mampu melengkapi praktik keterampilan yang selama ini dijalankan para WBP di lingkungan rutan, sehingga proses pembinaan menjadi lebih optimal dan berorientasi pada kemandirian.

Baca juga: Pemkab dan BPJS terus perkuat data peserta JKN di Bartim

"Harapan kami, ketika masa pembinaan selesai, para warga binaan sudah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, membuka peluang usaha, maupun memasuki dunia kerja," ujarnya.

Plt Kepala DKP itu pun menegaskan akses terhadap informasi dan literasi merupakan bagian penting dari proses pembinaan, karena dapat membuka wawasan, meningkatkan motivasi, serta membangun kepercayaan diri warga binaan untuk memulai lembaran baru setelah bebas nanti.

Baca juga: Sekda Bartim minta Predikat Keterbukaan Informasi Publik 2026 harus meningkat

Baca juga: Bartim siapkan wakil terbaik lomba perpustakaan tingkat Kalteng

Baca juga: Bupati minta DAD harus jadi mitra strategis membangun Barito Timur



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026