Logo Header Antaranews Kalteng

Tim Pembina Posyandu Lamandau: APE sebagai media pembelajaran edukatif

Jumat, 31 Juli 2026 19:36 WIB
Image Print
Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lamandau menyalurkan bantuan Alat Permainan Edukasi (APE) kepada Posyandu di Desa Bekonsu. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Nanga Bulik (ANTARA) - Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah dan jajaran menyalurkan bantuan Alat Permainan Edukasi (APE) kepada Posyandu di Desa Bekonsu, Kecamatan Lamandau sebagai upaya mendukung tumbuh kembang dan pendidikan anak usia dini.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya Putra, mengatakan pemberian APE tidak sekadar menjadi sarana bermain bagi anak, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan media pembelajaran yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

“Melalui APE, kita berharap anak-anak dapat mengembangkan kemampuan motorik, kognitif, bahasa, sosial, emosional, serta kreativitas sejak usia dini,” katanya.

Menurut dia, masa emas pertumbuhan anak merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Ia menjelaskan, pemberian APE juga sejalan dengan transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

Baca juga: Bupati Lamandau sebut ketahanan daerah jadi fondasi utama ketahanan nasional

Dengan transformasi tersebut, kata dia, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi berkembang menjadi wadah pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi, termasuk dalam bidang pendidikan.

“Oleh karena itu, keberadaan APE menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pelayanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di tingkat desa,” ujarnya.

Norol mengajak seluruh Tim Pembina Posyandu, pemerintah desa, Bunda PAUD, pendidik, kader Posyandu, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal.

Ia juga meminta agar APE yang telah diberikan dijaga dan dirawat sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran yang aktif bagi anak-anak.

“Semoga melalui sinergi dan kolaborasi yang terus kita bangun, kualitas pelayanan Posyandu semakin meningkat dan mampu memberikan pelayanan yang lebih dekat, lebih terpadu, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Lamandau,” katanya.

Baca juga: Pemkab dan Agrinas bahas optimalisasi pengelolaan lahan di Lamandau

Baca juga: Bupati Lamandau menginspirasi warga Kalteng untuk perkuat ketahanan daerah dan nasional

Baca juga: Ketua TP PKK Delang resmi dilantik, perkuat sinergi layanan keluarga



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026