Logo Header Antaranews Kalteng

Ratusan siswa Sekolah Rakyat Gunung Mas ikuti CKG

Sabtu, 1 Agustus 2026 11:23 WIB
Image Print
Tenaga kesehatan Puskesmas Kurun melakukan CKG dan skrining tuberkulosis terhadap siswa Sekolah Rakyat di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, 30-31 Juli 2026. (ANTARA/HO-Puskesmas Kurun)

Kuala Kurun (ANTARA) - Ratusan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis yang dilaksanakan Puskesmas Kurun selama dua hari yakni 30–31 Juli 2026.

Kepala Puskesmas Kurun Vera Crista dihubungi dari Kuala Kurun, Sabtu, mengatakan layanan kesehatan tersebut menyasar seluruh siswa, baik siswa lama maupun siswa baru di Sekolah Rakyat.

“Untuk siswa lama, mereka hanya menjalani skrining tuberkulosis karena pada April 2026 sudah mengikuti CKG. Sedangkan siswa baru menjalani CKG sekaligus skrining tuberkulosis,” sambungnya.

Kegiatan CKG dan skrining tuberkulosis bertujuan mendeteksi secara dini kondisi kesehatan siswa, sehingga gangguan kesehatan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan medis.

CKG meliputi pemeriksaan kolesterol, gula darah untuk mendeteksi diabetes melitus (DM), asam urat, serta hemoglobin (Hb). Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan dasar bagi seluruh siswa.

Ia menjelaskan, skrining tuberkulosis yang dilakukan Puskesmas Kurun meliputi pengambilan sampel dahak dari siswa, untuk selanjutnya diperiksa guna mengetahui kemungkinan adanya infeksi tuberkulosis.

Selain CKG dan skrining tuberkulosis, Puskesmas Kurun juga membagikan tablet tambah darah kepada remaja putri jenjang SMP dan SMA, serta obat cacing kepada para siswa.

Pemberian tablet tambah darah bertujuan membantu mencegah anemia pada remaja putri, sedangkan obat cacing diberikan sebagai upaya menjaga kesehatan siswa dan mencegah gangguan kesehatan akibat infeksi cacing.

Lebih lanjut, wilayah kerja Puskesmas Kurun meliputi Kelurahan Kuala Kurun, Desa Tumbang Tambirah, Desa Penda Pilang, dan Desa Tumbang Manyangan, Kecamatan Kurun.

Dengan Sekolah Rakyat Gumas yang kini berada di Tumbang Tambirah, maka pelayanan kesehatan bagi para siswa menjadi bagian dari tugas Puskesmas Kurun.

Baca juga: Kabupaten Gunung Mas kini miliki tiga Sekolah Lansia

Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong menegaskan menjaga kesehatan merupakan hal penting yang harus disadari masyarakat, agar memiliki kualitas hidup baik, hidup produktif dan mental stabil.

Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu menyebut, CKG merupakan salah satu cara efektif menjaga kesehatan tubuh secara rutin dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Ia pun berharap masyarakat, termasuk siswa Sekolah Rakyat selalu dalam kondisi sehat. Dengan demikian, ke depan derajat kesehatan masyarakat di Gumas dapat semakin meningkat secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Gumas Baryen menyampaikan, total peserta didik Sekolah Rakyat di daerah setempat saat ini mencapai 331 orang, terdiri dari 100 siswa lama dan 231 siswa baru tahun ajaran 2026/2027.

"Adapun ke-231 siswa baru tersebut rinciannya yakni jenjang SD sebanyak 90 orang, SMP 90 orang, dan SMA 51 orang, dari kuota 270 siswa baru yang tersedia untuk tahun ajaran 2026/2027," demikian Baryen.

Baca juga: 231 peserta didik baru Sekolah Rakyat Gumas ikuti MPLS 2026/2027

Baca juga: Disdukcapil Gumas jemput bola rekam biometrik KTP-el pelajar SMAN 2 Kuala Kurun

Baca juga: Pemkab dan PKK Gumas gelar GPM di Tumbang Tambirah untuk stabilisasi harga



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026