Logo Header Antaranews Kalteng

45 calon Paskibraka Barito Utara ikuti pemusatan diklat

Rabu, 5 Agustus 2026 19:47 WIB
Image Print
Peserta Pusdiklat anggota Paskibraka Barito Utara foto bersama Staf Ahli Bupati drg Dwi Agus Setijowati didampingi Kaban KesbangPol setempat Rayadi mewakili unsur FKPD dan kepala perangkat daerah, di Muara Teweh, Selasa (4/8/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Sebanyak 45 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) untuk persiapan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.

"Pelaksanaan Diklat berlangsung selama 15 hari, mulai 3-17 Agustus 2026, dengan lokasi pelatihan di Tiara Batara. Seluruh peserta diwajibkan tinggal di Rumah Betang Stadion Swakarya selama mengikuti pelatihan," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara, Rayadi di Muara Teweh, Rabu.

Menurut dia, peserta Diklat berjumlah 45 siswa yang terdiri atas 22 putra dan 23 putri, berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barito Utara. Mayoritas peserta berasal dari Kecamatan Teweh Tengah sebanyak 32 orang, disusul Gunung Timang, Teweh Baru, Montallat, Lahei, Gunung Purei, dan Lahei Barat.

Diklat ini untuk membentuk generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, berjiwa nasionalis, cinta tanah air, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, memiliki jiwa kepemimpinan, patriotisme, serta menguasai kemampuan teknis kepaskibrakaan.

"Kita harapkan selama diklat semua peserta dapat mengikuti dengan disiplin dan berjalan lancar," kata Rayadi.

Baca juga: Shalahuddin pimpin kaji tiru ke Gunungkidul tingkatkan layanan publik

Rayadi mengatakan Kabupaten Barito Utara mengirimkan empat calon Paskibraka ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, terdiri dari dua putra dan dua putri yang berasal dari SMAN 1 Muara Teweh, SMAN 4 Muara Teweh, SMAN 1 Teweh Baru, dan MAN Barito Utara.

Bupati Barito Utara Shalahuddin melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, drg. Dwi Agus Setijowati mengatakan menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang hanya diperoleh oleh putra-putri terbaik melalui proses seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif.

Keberhasilan para peserta lolos seleksi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari proses pembentukan karakter.

"Selama mengikuti diklat, para calon Paskibraka akan ditempa secara fisik, mental, disiplin, serta wawasan kebangsaan agar menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," kata dia.

Baca juga: Kaji tiru ke Yogyakarta, Pemkab Barut perkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik

Baca juga: Pemkab Barut perkuat kompetensi ASN wujudkan birokrasi profesional melalui penyusunan RPK JMD

Baca juga: Pemkab Barut ajak masyarakat pasang Bendera Merah Putih semarakkan HUT RI



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026