Logo Header Antaranews Kalteng

Imigrasi: Pelayanan paspor BAJENTA permudah masyarakat sedang sakit

Kamis, 6 Agustus 2026 14:41 WIB
Image Print
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperluas akses pelayanan keimigrasian melalui program pelayanan paspor BAJENTA. (ANTARA/Kanim Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya)

Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperluas akses pelayanan keimigrasian melalui program pelayanan paspor BAJENTA yang ditujukan bagi masyarakat yang tidak dapat datang langsung ke kantor imigrasi karena mengalami kondisi sakit atau keterbatasan kesehatan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya Wijay Kumar di Palangka Raya, Kamis, mengatakan bahwa BAJENTA merupakan inovasi pelayanan jemput bola yang memungkinkan proses permohonan paspor dilakukan langsung di lokasi pemohon.

"BAJENTA merupakan singkatan dari Bara Hetuh Je Haban Tau Nampa Paspor, ungkapan dalam bahasa Dayak Ngaju yang berarti 'Dari sini yang sakit bisa bikin paspor'. Program ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan kondisi kesehatan agar tetap dapat memperoleh layanan keimigrasian," katanya.

Ia menjelaskan pelayanan tersebut menjadi wujud komitmen Imigrasi Palangka Raya dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif, mudah dijangkau, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat untuk memperoleh dokumen perjalanan.

Menurut Wijay, seluruh tahapan penerbitan paspor melalui BAJENTA tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari verifikasi identitas, pengambilan data biometrik hingga wawancara oleh petugas keimigrasian.

"Kami memastikan seluruh proses dilakukan dengan teliti, aman, dan tetap menjaga keabsahan data pemohon. Kehadiran petugas di lokasi tidak mengurangi standar pelayanan maupun prosedur penerbitan paspor," ujarnya.

Melalui pelayanan tersebut, masyarakat yang sedang menjalani perawatan atau memiliki keterbatasan mobilitas tetap dapat mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

Imigrasi Palangka Raya berharap inovasi BAJENTA mampu memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya bagi pemohon yang memerlukan penanganan khusus akibat kondisi kesehatannya.

Baca juga: Imigrasi Palangka Raya dekatkan layanan paspor melalui program PASPORIA

Baca juga: Imigrasi Palangka Raya operasi gabungan pengawasan orang asing di Murung Raya

Baca juga: Imigrasi Palangka Raya permudah layanan paspor lansia lewat program ANTASIA



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026