Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD Kalteng dorong akses Katingan-Mendawai untuk pangkas biaya distribusi

Senin, 10 Agustus 2026 12:41 WIB
Image Print
Wakil Ketua DPRD Kalteng, Junaidi. ANTARA/Dokumentasi pribadi.

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi mendorong percepatan pembangunan akses darat Pakahi-Mendawai untuk memangkas biaya distribusi hasil produksi masyarakat menuju Kasongan.

“Memang kemarin, baik saat saya reses maupun sebelumnya, saya sudah memikirkan persoalan ini. Apalagi sempat ramai juga di media sosial mengenai akses di Katingan Kuala, khususnya Katingan I dan Katingan II,” katanya, Senin.

Menurutnya, akses tersebut penting karena Katingan I, Katingan II, dan Katingan Kuala membutuhkan konektivitas yang lebih baik menuju pusat pemerintahan dan perekonomian di Kasongan.

Junaidi mengatakan ruas Pakahi-Mendawai yang didorong memiliki panjang sekitar 90 kilometer dan dapat menjadi jalur distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus membuka akses menuju Pelabuhan Kelampang.

“Tujuannya agar akses menuju pelabuhan di Kasongan, termasuk Pelabuhan Kelampang, menjadi lebih dekat. Jaraknya sekitar 90 kilometer. Karena itu kami mendorong melalui APBD Provinsi agar jalan tersebut bisa dibuka hingga fungsional,” ucapnya.

Ia mengakui pembangunan ruas tersebut menghadapi tantangan geografis karena sekitar 14 kilometer jalurnya melintasi kawasan gambut tebal, rawa, dan danau sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Jika pembangunan jalan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena keterbatasan anggaran, pihaknya mendorong penataan jalur sungai, termasuk Terusan Hantipan, sebagai solusi sementara untuk menjaga mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

“Kalau memang APBD provinsi maupun kabupaten belum mampu membenahi ruas tersebut, maka untuk sementara solusi yang kami dorong adalah penataan atau pengerukan alur sungai, termasuk Terusan Hantipan,” ujarnya.

Junaidi menilai konektivitas yang lebih pendek akan mengurangi biaya angkutan sehingga hasil pertanian, perikanan, dan produksi masyarakat Katingan dapat lebih mudah dipasarkan di Kasongan tanpa harus melewati daerah lain terlebih dahulu.

“Pandangan kami di DPRD, kalau bisa hasil-hasil dari Katingan minimal dipasarkan di Kasongan sehingga biaya distribusi menjadi lebih murah,” tegasnya.

DPRD Kalimantan Tengah, selanjutnya mendorong pemerintah provinsi dan Kabupaten Katingan meminta dukungan pemerintah pusat untuk menyelesaikan akses Pakahi-Mendawai, sementara penataan Terusan Hantipan dapat menjadi langkah jangka pendek menjaga kelancaran distribusi.

“Dengan begitu, peredaran barang, hasil pertanian seperti padi dan jagung, serta hasil perikanan dari Katingan I, Katingan II, dan Katingan Kuala dapat langsung masuk ke Kasongan dengan biaya distribusi yang lebih efisien,” demikian Junaidi.

Baca juga: DPRD Kalteng soroti dampak pemadaman listrik terhadap UMKM

Baca juga: BMKG: Mayoritas wilayah Indonesia berawan hingga hujan ringan

Baca juga: DPRD Kalteng minta pemerintah pusat segera salurkan DBH



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026