Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Gumas maknai HKAN sebagai pengingat pentingnya alam bagi kehidupan

Selasa, 11 Agustus 2026 16:54 WIB
Image Print
Asisten III Setda Gumas Edison (kiri) dan lainnya menanam bibit pohon di Tahura Lapan Jaru, Senin (10/8/2026). ANTARA/HO-DLHKP Gumas

Kuala KurunĀ  (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 dengan menanam bibit pohon di Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru, Kecamatan Kurun.

HKAN menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengingat bahwa alam adalah bagian penting kehidupan yang harus dijaga bersama, kata Sekda Richard dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Edison di tahura, Senin.

"Upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Konservasi membutuhkan kerja bersama, kepedulian bersama, dan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat," sambungnya.

Menurutnya, kegiatan penanaman bibit pohon dan pembersihan lahan di kawasan Tahura Lapak Jaru merupakan langkah nyata yang sederhana, namun memiliki makna besar bagi kelestarian lingkungan di Gumas ke depan.

Setiap bibit yang ditanam, kata dia, merupakan investasi bagi masa depan, karena kelak pohon-pohon tersebut akan memberikan udara lebih bersih, menjaga tata air, dan mencegah erosi.

Tahura Lapak Jaru disebutnya sebagai aset penting bagi kabupaten bermoto 'Habangkalan Penyang Karuhei Tatau', yang harus dijaga bersama karena berpotensi dikembangkan sebagai ruang edukasi lingkungan dan destinasi wisata alam.

Baca juga: APBD Gumas 2027 diprioritaskan untuk tiga sektor utama

Masyarakat, lanjutnya, juga diajak menumbuhkan rasa memiliki dan menjaga kawasan Tahura Lapak Jaru, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan hingga ikut menanam dan memelihara pohon.

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi pada kegiatan tersebut, serta berharap kebersamaan itu terus berlanjut dalam aksi nyata menjaga lingkungan.

Peringatan HKAN ini diharapkan dapat menjadikan Tahura Lapak Jaru sebagai salah satu contoh nyata semangat konservasi di Gumas, mulai dari penanaman hingga perawatan kawasan secara konsisten.

"Mari kita tanam pohonnya, kita rawat lingkungannya, kita jaga kawasan konservasinya, dan yang tidak kalah penting, kita tumbuhkan kesadaran serta kecintaan masyarakat terhadap alam," ajaknya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) Gumas Sri Yuniaty menyebut, sebanyak 100 bibit pohon ditanam pada kegiatan peringatan HKAN kali ini di Tahura Lapak Jaru.

"100 bibit pohon yang ditanam tadi terdiri dari ulin, jambu mete, jengkol, manggis, lengkeng, dan durian," demikian Sri Yuniaty.

Baca juga: DPRD Gumas kawal prioritas penggunaan perubahan APBD 2026

Baca juga: Legislator Gumas sebut CKG tingkatkan derajat kesehatan masyarakat

Baca juga: Organisasi dan komunitas dukung upaya penurunan stunting di Gunung Mas



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026