Logo Header Antaranews Kalteng

Gedung Biro Kesra Setda di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 05:13 WIB
Image Print
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau lokasi kebakaran di sekitar Kantor Biro Kesra Setda, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng pasca pemadaman api, Palangka Raya, Rabu, (12/8/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Gedung yang digunakan sebagai Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di kompleks kantor gubernur, Kota Palangka Raya, terbakar pada Rabu dini hari.

Gedung yang terbakar tersebut berada di seberang Masjid Al Amanah, masih dalam kawasan Kompleks Kantor Gubernur Kalteng.

"Ini akan kita evaluasi. Untuk biro ini pasti akan beralih tempat untuk sementara," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di sela peninjauan ke lokasi kebakaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 02.10 WIB. Sejumlah armada pemadam kebakaran (damkar), baik milik pemerintah maupun pemadam kebakaran swakarsa bergerak cepat melakukan upaya pemadaman.

Selain gubernur, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, Kepala Biro (Karo) Kesra Setda Rus'ansyah dan lainnya juga tampak hadir memantau lokasi.

"Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng. Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu," kata Sekda Kalteng Linae Victoria Aden.

Tampak sejumlah petugas damkar masih berada di sekitar Kantor Biro Kesra Setda Kalteng pasca pemadaman api, Rabu, (12/8/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Kalteng Rus'ansyah mengatakan hampir seluruh ruangan di gedung tersebut terdampak kebakaran.

Dia menjelaskan, ruangan yang terbakar di gedung tersebut di antaranya ruang kepala biro (karo), kepala bagian (kabag), kepala subbagian (kasubag), serta ruangan staf.

"Kalau yang terbakar hampir semua ruangan. Ada ruang karo, ruang kabag, ruang kasubag dan sebagainya. Termasuk seluruh staf kita di sana terbagi ruangannya," ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan kondisi sementara di lokasi, belum diketahui barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Pemeriksaan terhadap kondisi barang dan dokumen baru dapat dilakukan setelah api benar-benar padam dan proses pemeriksaan oleh kepolisian selesai.

Terkait titik awal munculnya api, Rus'ansyah mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia mengatakan dirinya baru tiba di lokasi setelah kebakaran sudah berlangsung.

Dari pantauan di lapangan sekitar pukul 04.25 wib meski api tampak sudah berhasil dipadamkan, namun petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi.

Baca juga: Kompleks Kantor Gubernur Kalteng terbakar, damkar masih lakukan pemadaman

Baca juga: Pantau karhutla real-time, Gubernur Kalteng terhubung 32 titik live

Baca juga: Penanganan karhutla berkelanjutan, Kalteng optimalkan satgas udara dan darat

Baca juga: Kalimantan Tengah perkuat penanganan karhutla melalui normalisasi kanal



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026