Logo Header Antaranews Kalteng

Wabup Kapuas imbau masyarakat waspada kebakaran saat musim kemarau

Rabu, 12 Agustus 2026 15:02 WIB
Image Print
Wakil Bupati Kapuas, Dodo, beserta jajaran menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban terdampak kebakaran di RT 07, Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, Selasa (11/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, mengimbau serta mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Palingkau dan Kabupaten Kapuas secara umum, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini memasuki musim kemarau.

“Kami berpesan kepada seluruh warga, baik di Palingkau maupun Kabupaten Kapuas secara umum, karena sekarang musim kemarau, agar selalu waspada dan menjaga kondisi rumah. Periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan tidak ada hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” kata Wabup Dodo di Kuala Kapuas, Rabu.

Hal itu disampaikannya, setelah menyerahkan meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban terdampak kebakaran di RT 07, Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung.

Selain itu, Dodo juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan seperti pos kamling sebagai salah satu upaya meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat kami ingatkan juga untuk menjaga kesehatan selama musim kemarau, khususnya terhadap potensi gangguan kesehatan seperti diare dan infeksi saluran pernapasan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dodo menyampaikan rasa duka dan keprihatinan Pemkab Kapuas atas musibah yang menimpa warga Palingkau Lama.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan rasa duka dan perhatian yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak. Tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini,” kata Dodo di sela menyerahkan bantuan korban terdampak kebakaran.

Baca juga: Sekda Kapuas instruksikan finalisasi kajian akademis pembentukan UPT LSDP

Menurutnya, tidak ada seorang pun yang menghendaki terjadinya musibah, tetapi mereka yang mengalami musibah, harus tetap sabar dan yakin bahwa ke depannya akan ada rezeki dan jalan keluar yang lebih baik.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah kelurahan, Forkopimcam serta masyarakat yang telah bergerak cepat membantu memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lainnya.

Lebih lanjut, Dodo menjelaskan bahwa Pemkab Kapuas melalui BPBD dan Dinas PUPR akan melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan bangunan akibat kebakaran. Penilaian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan atau stimulan yang dapat diberikan kepada korban.

“Nanti akan dilakukan penilaian oleh BPBD dan PUPR Kabupaten Kapuas untuk menentukan tingkat kerusakan, apakah rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat. Untuk rumah yang masuk kategori rusak berat akan diberikan stimulan. Jadi kami mohon warga untuk bersabar, nanti pada waktunya bantuan tersebut akan disalurkan,” demikian Dodo.

Sementara berdasarkan laporan kejadian, kebakaran terjadi pada Selasa (11/8) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB di RT 07, Kelurahan Palingkau Lama. Musibah tersebut mengakibatkan tujuh unit rumah mengalami kerusakan berat, satu unit rumah mengalami kerusakan ringan, serta satu unit gedung badminton mengalami kerusakan berat.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 26 jiwa terdampak musibah kebakaran.

Baca juga: Pemkab Kapuas siapkan relokasi Pasar Ikan Grosir ke Pelabuhan Danau Mare

Baca juga: Wabup Kapuas minta program TPAKD 2027 beri dampak nyata bagi masyarakat

Baca juga: IKIADE Kapuas kaji tiru program kerja Gatriwara Kabupaten Batola



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026