
Korem 102/Pjg dan insan pers perkuat kolaborasi informasi publik

Sampit (ANTARA) - Komando Resor Militer (Korem) 102/Panju Panjung memperkuat sinergi dengan insan pers di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah sebagai upaya membangun komunikasi sekaligus mendorong penyebaran informasi yang akurat dan terverifikasi kepada masyarakat.
“Kegiatan yang ada di Korem dengan rekan-rekan media hari ini merupakan bentuk kolaborasi antara TNI dan media, sehingga tercipta hubungan dan kolaborasi yang baik kedepannya, khususnya berkaitan dengan pemberitaan,” kata Kasi Intel Kasrem 102/Pjg Letkol Inf Albert Inkiriwang di Sampit, Kamis.
Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan silaturahim yang digelar di Aula Soedirman Korem 102/Pjg, Jalan MT Haryono. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari redislokasi Korem 102/Pjg dari Kota Palangka Raya ke Kota Sampit.
Albert menjelaskan, kolaborasi antara TNI dan media penting untuk menciptakan hubungan yang baik sekaligus memastikan informasi mengenai kegiatan maupun persoalan yang berkaitan dengan TNI dapat disampaikan secara benar.
Perkembangan teknologi informasi membuat arus informasi di tengah masyarakat semakin cepat, termasuk melalui media sosial yang memungkinkan sebuah informasi menyebar luas dalam waktu singkat. Kondisi ini perlu diimbangi dengan kehati-hatian dalam memproduksi dan menyebarkan berita.
Oleh sebab itu, Albert mengimbau insan pers melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada pihak terkait apabila memperoleh informasi mengenai TNI, khususnya yang berkaitan dengan situasi di wilayah Kalimantan Tengah.
“Kita imbau juga untuk diverifikasi terlebih dahulu kepada pihak yang terkait, sehingga berita yang disampaikan rekan-rekan media ataupun yang dikeluarkan Korem betul-betul sudah terverifikasi dan update kebenarannya,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah beredarnya informasi keliru atau hoaks yang berpotensi menimbulkan kekacauan dan kegaduhan, baik di ruang digital maupun di tengah masyarakat.
Baca juga: KSOP Sampit imbau tingkatkan kewaspadaan cegah kebakaran di atas kapal
Korem 102/Pjg juga membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dengan media agar proses konfirmasi informasi dapat dilakukan secara cepat.
Selain membangun komunikasi, Korem 102/Pjg juga mendorong kerja sama yang lebih konkret dengan organisasi pers, terutama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penerangan. Kolaborasi tersebut dinilai dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Albert menambahkan, jajaran Korem 102/Pjg memiliki personel penerangan yang bertugas di Penrem maupun satuan penerangan di jajaran.
Mereka dapat berkolaborasi dengan insan pers untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun tulisan strategis, membuat materi pemberitaan hingga mengembangkan kemampuan penyuntingan video.
“Kita ke depan bekerja sama, saling mengisi. Mungkin masalah tulisan strategis, pembuatan redaksi, pembuatan video editing, rekan-rekan media bisa menularkan kepada personel Penrem maupun Pendim di Korem 102/Pjg,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim Siti Fauziah menyambut baik kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran Korem 102/Pjg dengan insan pers tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Korem, khususnya Penrem, karena membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan kalangan media.
“Kami di PWI menyambut baik apa yang disampaikan Kasi tadi bahwa kita harus membantu pemerintah meluruskan berita-berita yang banyak lalu lintasnya di media sosial,” tuturnya.
Baca juga: Fraksi PKB Kotim dorong peningkatan sarpras pemadaman karhutla
Siti menegaskan jurnalis dan media memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik merupakan informasi yang benar, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan. Terlebih, media sosial saat ini menjadi salah satu sumber informasi utama masyarakat.
Keberadaan informasi yang tidak benar di media sosial harus dihadapi dengan pemberitaan yang mengedepankan verifikasi dan prinsip jurnalistik. Maka, kerja sama antara institusi TNI dan insan pers dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi informasi masyarakat.
Selain persoalan verifikasi informasi, PWI juga siap mendukung rencana Korem 102/Pjg untuk menggelar pelatihan jurnalistik yang mencakup kemampuan menulis dan penyuntingan video.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas personel penerangan di lingkungan Korem dan jajarannya.
"Alhamdulillah di tahun ini ketika efisiensi ketat, Penrem Korem 102 berkenan berkolaborasi dengan kita mengadakan pelatihan jurnalistik, baik untuk menulis maupun editing video," ujarnya.
Siti mengatakan PWI siap berkontribusi sebagai narasumber sekaligus peserta dalam kegiatan tersebut. Peningkatan kapasitas tetap penting dilakukan karena kemampuan setiap personel maupun jurnalis berbeda-beda, mulai dari yang telah berpengalaman hingga mereka yang baru memulai.
Pelaksanaan pelatihan akan dikoordinasikan bersama Penrem 102/Pjg, termasuk penentuan materi dan jadwal kegiatan.
“Dengan begitu, silaturahmi ini tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas informasi publik,” demikian Fauziah.
Baca juga: Parade Harapan perkuat dorongan penerbitan perda disabilitas di Kotim
Baca juga: Tradisi Bubur Baayak disambut antusias warga Sampit
Baca juga: Mandi Safar perkuat tradisi dan kebersamaan masyarakat Kotim
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
