Logo Header Antaranews Kalteng

UMPR buka Prodi Keperawatan Anestesiologi program sarjana terapan pertama di Kalteng

Kamis, 13 Agustus 2026 17:10 WIB
Image Print
UMPR buka program studi baru D4 Keperawatan Anestesiologi. (ANTARA/UMPR.) (ANTARA/UMPR.)

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) resmi membuka Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan (D4) pertama di Kalimantan Tengah setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pembukaan program studi tersebut.

"Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan (D4) ini dinaungi oleh Fakultas Keperawatan Anestesiologi dan Fisioterapi (FKAF) UMPR dan menjadi salah satu langkah strategis UMPR dalam memperkuat kontribusi di bidang pendidikan kesehatan di Kalimantan Tengah," kata Rektor UMPR Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP di Palangka Raya, Kamis.

Dia mengatakan, dengan terbitnya keputusan menteri tersebut, UMPR kini resmi membuka penerimaan mahasiswa baru untuk program studi tersebut. Pada penerimaan perdana, UMPR menargetkan 50 mahasiswa untuk menjadi bagian dari angkatan pertama Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan.

Yusuf menyampaikan bahwa hadirnya program studi baru tersebut merupakan bagian dari komitmen universitas untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kesehatan.

Terbitnya keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pembukaan Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan menjadi momentum penting bagi UMPR.

"Ini merupakan langkah nyata universitas dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan kesehatan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional,” ujar Rektor UMPR.

Menurutnya, pembukaan program studi ini juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda di Kalimantan untuk menempuh pendidikan Keperawatan Anestesiologi di daerah sendiri.

Pihaknya juga berharap program studi ini menjadi pilihan bagi putra-putri terbaik di Kalimantan yang ingin berkarier di bidang kesehatan.

"Target 50 mahasiswa pada angkatan pertama menjadi langkah awal untuk membangun program studi yang berkualitas dan mampu melahirkan lulusan yang memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan Kesehatan," katanya.

Yusuf juga menyampaikan apresiasi kepada FKAF UMPR yang telah mempersiapkan pembukaan program studi tersebut.

"Setelah keputusan menteri diterbitkan, komitmen kita berikutnya adalah memastikan mahasiswa mendapatkan proses pendidikan yang berkualitas, baik secara akademik maupun praktik," katanya.

Penerimaan mahasiswa baru Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan (D4) UMPR telah dibuka dan dilaksanakan melalui layanan one day service di Kampus-2 UMPR. Pendaftaran dibuka hingga 31 Agustus 2026 melalui layanan One Day Service untuk memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa agar mendapatkan layanan penerimaan dalam satu rangkaian proses secara cepat dan terpadu.

Sementara itu, Dekan FKAF UMPR, Apt Evi Mulyani SFarm MFarm, menyambut baik dibukanya Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan sekaligus dimulainya penerimaan mahasiswa baru.

"Alhamdulillah, setelah melalui proses yang panjang, Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan resmi dibuka di UMPR. Ini menjadi momentum penting bagi fakultas dan sekaligus menjadi awal baru dalam menghadirkan pendidikan Keperawatan Anestesiologi bagi masyarakat Kalimantan,” ujar Evi.

Pada penerimaan perdana ini, UMPR menargetkan sebanyak 50 mahasiswa. Evi mengajak masyarakat, khususnya calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang kesehatan, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Untuk angkatan pertama, kami menargetkan 50 mahasiswa. Kami mengajak putra-putri Kalimantan yang memiliki minat di bidang kesehatan untuk mengambil kesempatan ini dan menjadi bagian dari angkatan pertama Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan UMPR,” jelasnya.

Baca juga: 37 mahasiswa FK UMPR Angkatan ketiga resmi tempati asrama

Baca juga: Yusuf kembali ditetapkan sebagai Rektor UMPR periode 2027-2031

Baca juga: 41 Kader PWNA Kalteng hadiri Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Surakarta



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026